Beginilah nasib PKS sebagai partai yang mempunyai slogan “Bersih, Peduli dan Profesional”. Kelakuan orang-orangnya harus mewakili standar maksimal Malaikat. Tidak boleh salah dan harus sempurna dalam bersikap dan bertingkah laku. Terlepas benar atau salah kasus-kasus tersebut. Seyogyanya para Qiyadah berintrospeksi untuk kembali ke asholah dakwah dan kembali memperketat perekrutan dan pembinaan agar tidak salah dalam mengangkat orang-orang pilihannya di pemerintahan. Seandainya itu hanya fitnah, maka beruntunglah orang yang terfitnah dan sabar dalam menghadapinya. Tetapi seandainya itu bukan fitnah, sungguh celakalah ia akibat banyaknya orang-orang yang tidak amanah dan merusak masa depan dakwah dan Islam secara umum.

Sebagai seorang muslim, husnudzhan adalah yang terbaik sambil terus tabayun dan berintrospeksi ke dalam diri pribadi kita. Sudahkah kita lebih baik dari mereka yang terkena fitnah dan aib-aibnya terbuka kepada khalayak umum.

“Ya Rabb, lindungilah aku dari akhir kehidupan yang celaka.”

Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani mengkritik ulah anggota fraksi yang keras kepala. Di luar prilaku mesum, anggota dewan masih ingin melanjutkan pembangunan gedung baru. “Seharusnya DPR tidak berkeras soal rencana pembangunan gedung,” katanya di sela-sela wawancara Diskusi di Green Party DPP PKB

Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani membenarkan kemungkinan isu pembangunan gedung dan kekisruhan lainnya di DPR merupakan pengalihan isu semata. “Bisa iya, bisa tidak,” tandasnya di sela-sela wawancara Diskusi di Green Party DPP PKB (10/4/2011) [Okezone, Arifinto Mencuat, Kasus Besar Pun Meredup]

Salah seorang pengunjung Taman Ismail Marzuki yang diwawancarai detik.com beranggapan apa yang terjadi terhadap Arif merupakan sebuah settingan. Apalagi saat ini suhu politik saat ini sedang panas. “Saya tidak percaya PKS seperti itu, kalau bisa wartawan jangan terlalu mengekspos kerena bisa memperkeruh suasana,” kata pria berkaus yang tidak mau disebutkan namanya. Dia juga menilai, setingan video porno ini dilakukan untuk menjatuhkan Arif. Hal ini menurutnya adalah hal yang biasa terjadi di Indonesia. “Orang yang menyeting pasti sedang tertawa puas. Ya nanti diminta pertanggungjawabannya di akhirat saja,” katanya. [Detik.com, Klarifikasi Arifianto Soal Video Porno Hanya Alasan Saja, Sabtu 9/4/11]

Kalau mengutip pernyataan Anis Matta, Sekjen PKS beberapa waktu lalu usai membuka Musyawarah Kerja Wilayah DPD PKS Jateng “Ada upaya untuk menjatuhkan citra PKS dengan cara melakukan operasi politik. Operasi politik terhadap PKS yang sudah terjadi berkali-kali dan akan ada lagi serangan berikutnya,”

Menurut dia, serangan tersebut sama sekali tidak terpisah dari kasus angket mafia pajak. “Kami tahu aktornya, tetapi kami tidak mau terlibat terlalu jauh. Biarkan saja berlangsung karena kami yakin nanti akan berlalu dengan sendirinya,” katanya.

Ia mengimbau kepada seluruh kader PKS di Jateng untuk bersabar dan bertawakal dengan serangan politik yang mendera di struktur DPP PKS. “Sabar-sabar saja. Setelah menyerang elit-elit PKS akan muncul serangan di bawah. Mungkin unit-unit di PKS, tetapi PKS tidak akan terpengaruh dan terpancing provokasi,” katanya karena masih akan ada serangan keempat, kelima dan keenam untuk menjatuhkan citra Partai Keadilan Sejahtera. [http://www.antaranews.com/news/252567/sekjen-pks–masih-ada-serangan-jatuhkan-pks]

Coba kita runut serangan-serangan yang mendera PKS paska kasus angket mafia pajak (Februari 2011 atau setelah Kasus Gayus Terungkap) :

Selamat Datang Fitnah Akhir Zaman !!!
Iklan