Posts from the ‘Arab Saudi’ Category

Ini Dia Dalang Pemfitnah “JIHAD SEKS” di Suriah ???

Video ungkap kedustaan foto jihad seks Al Arabiya

Akhir pekan ini sejumlah situs nasional seperti Tempo dan Merdeka merilis berita adanya gerakan “jihad seks” wanita-wanita Tunisia ke Suriah. Menurut berita itu, mengutip Menteri Dalam Negeri Tunisia Lotfi Bin Jeddo, wanita-wanita tersebut datang ke Suriah untuk ‘menghibur’ pejuang oposisi. Setelah berhubungan dengan 20, 30, atau 100 laki-laki, mereka kembali ke Tunisia dalam kondisi hamil.

Jika berita ini benar, maka ini menjadi tamparan keras bagi pejuang oposisi yang tengah berusaha menggulingkan rezim diktator Basyar Assad. Padahal selama ini, aliran syiah yang dianut Assad-lah yang mengenal konsep nikah mut’ah (kawin kontrak). Lalu, benarkah berita ini? Mari kita lihat.

Sumber Berita
Berita “jihad seks” ini, baik yang dirilis Tempo maupun Merdeka, keduanya bersumber dari sumber yang sama yakni Baca lebih lanjut…

Menempuh Suatu Tempat

Menempuh Suatu Tempat

Saudaraku tercinta…

Engkau berjalan di dunia ini… dan di sana ada satu hari di mana perjalananmu akan dihentikan dan sebuah kafilah akan bertemu denganmu, akan tetapi:

Jika engkau tidak melakukan perjalanan dengan membawa bekal berupa ketakwaan,

dan kelak engkau akan berjumpa dengan orang yang berbekal setelah mati.

Maka engkau akan merasa menyesal,

mengapa tidak sepertinya dan tidak berbekal diri seperti dirinya yang berbekal diri.[1]

Saudaraku tercinta, di manakah kita diantara mereka? Baca lebih lanjut…

Caci Maki Dan Cemoohan Itu Tidak Akan Membahayakan Diri Anda

Caci Maki dan Cemoohan Itu Tidak Akan Membahayakan Diri Anda

Oleh: Syaikh ‘Aidh Al-Qarni

Mantan Presiden Amerika, Abraham Lincoln, mengatakan, “Saya tidak pernah membaca surat-surat cercaan yang ditujukan kepada saya, tidak pernah membuka amplopnya, apalagi membalasnya, karena kalau saya hanya sibuk mengurusi semua itu saya kehabisan waktu untuk berbuat demi rakyatku.”

Baca lebih lanjut…

Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan dan Hinaan

Jangan Bersedih Menghadapi Kritikan Dan Hinaan

Oleh : ’Aidh Al-Qarni

Sesungguhnya, Anda akan mendapatkan pahala dikarenakan kesabaran Anda menghadapi kritikan dan cercaan. Dan kritikan mereka, pada dasarnya pertanda bahwa Anda memiliki harga dan derajat. Sebab, manusia tidak akan pernah menendang bangkai anjing dan orang-orang yang tak berharga pastilah tak akan pernah terkena sasaran pendengki. Artinya, manakala kritikan yang Anda terima semakin pedas, maka semakin tinggi pula harga Anda.

Baca lebih lanjut…

Kerendahan Dunia

Kerendahan Dunia

Saudaraku tercinta…

Sesungguhnya Rabb para pemilik dan Yang menjadikan sebab untuk segala sesuatu. Dia telah menjadikan akhirat sebagai tempat pahala dan siksaan, dan Dia-lah Yang menjadikan dunia sebagai tempat berbagai cobaan, kegoncangan, dan usaha. Dan mempersiapkan diri menuju akhirat, persiapan di dunia bukan hanya untuk hari akhirat, akan tetapi untuk kehidupan dunia pula, karena dia adalah sebuah media menuju kehidupan akhirat, dunia adalah ladang untuk akhirat dan tangga yang menghantarkan kita kepadanya.[1]

Baca lebih lanjut…

Dunia Hanya Tiga Hari

Dunia Hanya Tiga Hari

Saudaraku tercinta…

Jika engkau berfikir, sesungguhnya dunia itu hanya tiga hari : satu hari berlalu yang tidak bisa engkau harapkan, hari ini yang harus dimanfaatkan dengan baik dan esok hari di mana engkau tidak tahu apakah engkau masih ada. Engkau tidak tahu barangkali engkau mati sebelum waktu itu datang, karena itu dapatkanlah akhirat dalam kehidupan di duniamu, karena dunia hanyalah apa yang ada di depanmu. Janganlah engkau menimbun harta untuk jiwamu, janganlah engkau melepaskan jiwa terhadap apa-apa yang akan engkau tinggalkan, akan tetapi berbekallah untuk sebuah perjalanan jauh yang penuh dengan kesulitan.[1]

Baca lebih lanjut…

Mengapa Harus Ku Nafikan Kebaikan Saudaraku Meski Cuma Sedikit???

 

Memaafkan Kesalahan Teman

 

Oleh : ‘Aidh al-Qarni

 

Jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf:199)

 

Sangat tidak pantas menjauhi saudara hanya karena satu atau dua kebiasaan buruk yang tidak bisa diterima, sementara selebihnya baik. Dalam konteks ini, satu atau dua kesalahan masih dapat dimaafkan, dan kesempurnaan adalah tingkatan yang sangat sulit dicapai. Al-Kindi, seorang filosof muslim terkenal, pernah mengatakan, “Bagaimana bisa Anda mengharapkan satu moralitas tertentu dari teman Anda, sementara ia terdiri dari empat tabiat jiwa saja yang merupakan bagian paling dekat dengan (setiap) manusia dan merupakan pusat kendali untuk memilih dan berkehendak, tidak bisa memberikan kendalinya itu kepada orang yang memilikinya untuk melakukan semua kehendak. Tidak bisa pula mengiyakan semua yang diharuskannya. Apalagi dengan jiwa orang lain?” Baca lebih lanjut…