Posts from the ‘ikhwanul muslimin’ Category

Mursi Berusaha Menghapus Perjanjian Camp David Antara Mesir-Israel

Mohammed-Morsi-Getty-620x348

Analis  Zionis menuding Presiden Mesir terpilih yang dikudeta militer, Dr Muhammad Mursi berencana menghapus kesepakatan Camp David antara Mesir dan entitas Zionis Israel. Penelitian menemukan, Mursi bersama para pemimpin gerakan Ikhwanul Muslimin menyiapkan taktik untuk membuat keputusan menghindari Camp David dengan menuding penjajah Zionis tidak menghormati pasal-pasal yang disepakati, demikian dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC).

Strategi Mursi memperhatian sikap masyarakat internasional dan menegaskan penghormatannya kepada kesepakatan internasional yang ditandatangani Mesir di satu pihak, dan meminta para penasehatnya untuk memberikan saran bagaimana berkelit dari Camp David.

Penelitian yang dilakukan Dr. Liad Porat  berjudul Baca lebih lanjut…

Iklan

Penangkapan Petinggi Ikhwanul Muslimin Ungkapkan Data Rahasia 750 Ribu Keluarga Miskin

Khairat el-Shater, Pengusaha Ikhwanul Muslimin yang diam-diam menginfakkan hartanya untuk 30 jutaan jiwa rakyat miskin Mesir

Engineer Muhammad Khairat Asy Syathir atau lebih di kenal dengan Eng. Khairat Asy Syathir, seorang pengusaha Mesir dan juga Wakil I Jamaah Ikhwanul Muslimin Mesir awal bulan lalu ditangkap junta militer dalam rangkaian operasi kudeta penjatuhan presiden terpilih DR Muhammad Mursi.

Saat penangkapannya, ditemukan sebuah hardisk yang setelah dibuka ternyata isinya adalah data 750 ribu keluarga miskin yang dibantunya selama ini.

Dalam sebuah video di Youtube, dijelaskan kalau Baca lebih lanjut…

Komisi HAM PBB Prihatin Atas Penangkapan Mursi

pilay

KOMISARIS Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia menyatakan keprihatinannya terkait atas penahanan Presiden Mesir yang digulingkan Muhammad Mursi.

Navi Pillay telah meminta pemerintah sementara Mesir untuk memberikan penjelasan tentang penangkapan Mursi dan para pembantunya, Rupert Colville juru bicaranya mengatakan dalam sebuah jumpa pers di Jenewa pada hari Jumat kemarin (19/7/2013).

Colville juga menuntut Baca lebih lanjut…

Dipenuhi Tokoh Liberal, Kabinet Mesir Dibentuk Tanpa Tokoh Islam

Kabinet pertama sejak kudeta atas Presiden terpilih Mesir Muhammad Mursi oleh militer dilantik pada hari Selasa (16/7/2013), dengan tokoh-tokoh liberal memegang pos-pos penting di kementerian.

Gerakan Islam Mesir yang mengusung Muhammad Mursi, Ikhwanul Muslimin menolak kabinet itu. Lewat jurubicaranya Jihad Al Haddad kepada AFP mengatakan,”Kami tidak mengakui legitimasi atau otoritasnya.”

Jajaran kabinet bentukan Perdana Menteri Hazim Al Biblawi –seorang ekonom liberal sisa rezim Husni Mubarak- sama sekali tidak memasukkan orang-orang dari partai Islam manapun, termasuk dari Partai An Nur, partai Salafi yang mendukung kudeta militer.

Jenderal Abdul Fattah As Sisi, panglima angkatan bersenjata sekaligus tokoh sentral dalam kudeta terhadap Presiden Mursi, kembali menjabat sebagai menteri pertahanan sekaligus deputi pertama perdana menteri. Muhammab Ibrahim, menteri dalam negeri yang diangkat Mursi tetap menempati posnya.

Seperti dugaan semula, Baca lebih lanjut…

Kini Giliran Kubu Oposisi Mesir Merasa Dibohongi Dewan Militer

Ketua Partai Mesir Qowiyyah yang juga mantan anggota Ikhwanul Muslimin Abdel Moneim Aboul Futuh, menyatakan bahwa Revolusi 25 Januari sedang dalam kondisi bahaya. Hal ini diungkapkannya melalui situs jejaring sosial twitter.

Aboul Futuh juga menambahkan, kita telah kembali ke rezim Husni Mubarak, walaupun tanpa Mubarak sendiri. Baca lebih lanjut…

Muktamar Ulama Islam di Istanbul : “Berdosa Bagi yang Mendukung Kudeta Mursy dan Haram Bagi Mereka di Hadapan Allah!!”

SalasyIsntambul

Hari Rabu (10/07/2013) beberapa ulama Mesir yang tinggal di Istanbul Turki berkumpul guna menyikapi masalah politik yang sedang terjadi di Mesir. Di antara mereka, hadir Syeikh Said Abdul Azhim (Mesir), Syeikh Dr Muhammad Yusri Al Amin, seperti diberitakan Al Jazeera.

Dalam pertemuan ini mereka mengeluarkan pernyataan sikap terkait kudeta dan konflik berdarah yang berujung hilangnya nyawa para demonstran.

Pernyataan mencakup beberapa hal penting: Pertama, tentang pembekuan Undang-undang Mesir untuk sementara waktu. Kedua, penggulingan Presiden Mohammad Mursy. Ketiga, pengangkatan Ketua Mahkamah Konstitusi sebagai pemimpin selama masa peralihan dan pemilihan umum sesegera mungkin.

Selain itu, mereka juga mensikapi kasus penembakan saat demonstrasi damai di depan markaz Garda Republik. Di mana kala itu para pendemo melaksanakan shalat subuh,  secara bersamaan ada serangan dari segala penjuru dengan tembakan.

Menurut data, sampai berlangsungnya muktamar ini, lebih dari 80 laki laki dan perempuan (termasuk 5 di antaranya anak-anak, ditambah korban yang berjatuhan di berbagai kota lainnya, mencapai 130 orang) dan lebih dari 2800 orang luka luka.

Maka kesepakatan para ulama yang berkumpul di Instanbul di hari pertama Ramadhan 1434 H bertepatan dengan tanggal 10 Juli 2013 M mengaku harus menyampaikan pesan penting.

Inilah pernyataan sikap para ulama tersebut; Baca lebih lanjut…

Dewan Ulama Mesir Menolak Kudeta Militer

995111_10151803662970499_1899009735_n

fimadani.com. Dewan Ulama Mesir yang beranggotakan 33 ulama besar Mesir memberikan pernyataan resmi menolak kudeta militer dan dukungan pada Presiden Muhammad Mursi untuk kembali menjabat sebagai presiden Mesir, dimikian dalam pernyataan yang diunggap di laman Facebook Syaikh Muhammad Husain Ya’qub, 8 Juli 2013.

Dalam pernyataan yang ditandatangani para pengurus Dewan Ulama tersebut, dinyatakan beberapa keputusan untuk mencegah konflik horisontal dan memelihara nyawa dan harta berikut ini: Baca lebih lanjut…