Assalamu’alaikum semuanya, semoga kalian selalu dalam kondisi yang Allah ridhai.

Ustadz Sunnah

Setelah melihat foto di atas, masukan dari saya “Jangan pernah kaget apalagi aneh dengan kelompok ini !!”. Di sini ane tidak mengeneralisir seluruhnya. Dari dulu kelompok ini atau bisa kita katakan oknum kelompok ini memang suka aneh. Setelah bosan dengan sebutan ustadz salafy, kemudian menggantinya dengan sebutan ustadz salaf, dan sekarang diganti menjadi ustadz sunnah. Jadi jangan kaget kalau nanti akan berubah lagi sebutannya.

Yang perlu diketahui, sunnah itu tingkatannya dibawah wajib tetapi di atas mubah, makruh apalagi haram. Jadi jangan ikuti ustadz yang makruh apalagi haram ya.

Sejujurnya, ane agak sedikit tersenyum melihat daftar ustadz-ustadz ini. Tidak ada yang salah. Siapapun boleh mengambil manfaat kebaikan dari siapapun. Termasuk saya yang suka bahkan hobi mendengarkan thausiyah ustadz Khalid Basalamah di Youtube atau membaca artikel ustadz Muhammad Abduh Tausikal yang berseliweran di internet.

Dengan munculnya daftar ustadz ini malah bikin ane makin nyengir gak karuan, kalau nggak ingat ane masih waras mungkin bisa sampai terbahak-bahak (lebay mode ON). Kenapa banyak ustadz-ustadz salaf atau salafy atau apapun namanya yang sangat terkenal di masa lalu gak masuk daftar ? Apa mereka sudah menjadi ustadz mubah, makruh bahkan ustadz haram ? Wallahu’alam.

Apa mereka tidak berpikir dengan pelebelan tersebut justru membatasi manfaat dari thausiyah ustadz-ustadz di atas menyebar ke khalayak ramai.

Seolah-olah mereka tidak senang dan tidak mengharapkan kebaikan dari ustadz-ustadz yang mereka sebutkan itu diteguk ilmunya oleh kalangan umat non sunnah menurut versi mereka. Mirip seperti yahudi yang menyebut ghoyim untuk umat di luar Yahudi saja ya.

Dari daftar di atas. Yang paling lucu adalah no. 11, disitu disebutkan sebagai tokoh ekonomi syari’ah nomor 1 (satu) di Indonesia. Kalau melihat faktanya… siapa yang mengenalnya sebelum ceramahnya menjadi viral gara-gara mengharamkan salah satu aplikasi pembayaran milik seorang ustadz yang sangat terkenal di Indonesia karena sedekahnya. Apakah itu cara mereka mempopulerkan ustadz versi mereka ?

Jauh sekali sebelum videonya viral, siapa yang tidak mengenal ustadz Safi’i Antonio yang diakui di dalam dan luar negeri sebagai pakar ekonomi syari’ah yang kebetulan  (setelah ane baca profil perusahaannya) menjadi dewan syari’ah dan komisaris di perusahaan aplikasi pembayaran milik muslim pertama di Indonesia tersebut. Memang suka aneh kelakuan kelompok ini. Jujur, ane nggak pernah mengenal ustadz itu (sambil ketok-ketok meja dan injek-injek bumi 3x). Mendengar namanya pun baru saat videonya viral. Tapi ya sudahlah… membuat mereka bahagia dengan kebodohannya mudah-mudahan menjadi pahala bagi kita.

Ustadz sunnah no. 9. Apakah anda mengenalnya sebelum ananda Musa memenangi lomba hafidz Qur’an ? Mungkin mayoritas umat Islam tidak mengenalnya apalagi beliau tinggal di pelosok pulau Bangka. Semoga kebaikan dan keberkahan selalu menyertai keluarga Musa Ibnu La Ode Abu Hanafi.

Juga ustadz-ustadz yang lainnya yang ada di list. Saya yakin banyak umat Islam yang tidak mengenal mereka apalagi sampai mendengarkan ceramahnya. Jadi mohon maaf untuk yang merasa tersinggung karena hanya kebaikanlah yang ane harapkan.

Terakhir dari ane, mari kita jauhkan sifat membangga-banggakan kelompok dan memecah belah Islam dan umat Islam, seolah-olah paling selamat dan berhak mengkavling surga, apalagi berlaku seperti juru kunci pemegang kebenaran mutlak seolah merekalah hakim tertinggi penentu halal, haram, sunnah, wajib, mubah dan makruh di muka bumi ini. Allahu musta’an.

“Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Alloh, kemudian Alloh akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” [Al-An’am ; 159]

So… Jangan terlalu shock menanggapi secara serius judul artikelnya. Kan memang dari dulu suka bombastis. Kadang suka teringat masa-masa lalu (waktu masih belia hehe) ketika masuk dan bertahan di 10 besar wordpress Indonesia. Apalagi sampai stress menanggapi kelompok yang sering di bahas di blog ini. Semoga menjadi bahan instrospeksi buat kita semua. Amin.

Iklan