version4_الشيخ محمد عبد المقصود28

Sangat berbeda dengan Salafi bengis di Indonesia dan di negara asalnya yang mendukung untuk bughat terhadap pemerintahan yang sah dan terus-menerus menanamkan api perpecahan diantara kalangan umat Islam. Ternyata pemahaman hadist hanya dimaknai untuk kepentingan golongannya saja. Sungguh sangat menjijikan tabiat mereka.

Syaikh Dr Muhammad Abdul Maqshud, ulama kibar Salafi Mesir yang merupakan anggota “Aliansi Rakyat Mendukung Legitimasi” menyatakan dalam penyataannya yang diudarakan secara langsung di saluran Al Jazeera Mesir, bahwa tidak ada pilihan selain protes secara damai, lalu dibunuh, daripada hidup di bawah pemerintahan As Sisi.

“Kita tidak ada pilihan selain mengadakan perhimpunan aman, biarlah para perampas membunuh rakyatnya, itu adalah lebih baik daripada kita hidup di bawah pemerintahan Abdul Fattah As Sisi selepas semua kekejaman yang telah dilakukannya,” ujarnya.

Syaikh Abdul Maqshud juga menyebut bahwa rezim kudeta telah melakukan cara-cara NAZI untuk membantai rakyatnya sendiri.

“Mereka melakukan cara-cara Nazi (mumarasah Naziyyah) yang membantai rakyatnya sendiri, persis dengan apa yang Allah katakan dalam surat At Taubah ayat 8, “Mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian…”