pilay

KOMISARIS Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia menyatakan keprihatinannya terkait atas penahanan Presiden Mesir yang digulingkan Muhammad Mursi.

Navi Pillay telah meminta pemerintah sementara Mesir untuk memberikan penjelasan tentang penangkapan Mursi dan para pembantunya, Rupert Colville juru bicaranya mengatakan dalam sebuah jumpa pers di Jenewa pada hari Jumat kemarin (19/7/2013).

Colville juga menuntut daftar lengkap orang yang diinginkan oleh militer dan juga nama-nama mereka yang ditahan di dalam penjara.

“Kami telah secara khusus bertanya tentang (Mursi) dan tim kepresidenannya di samping orang lain yang ditangkap. Kita bahkan tidak tahu berapa banyak orang yang ditahan pada saat ini,” ujar Colville.

Colville mengatakan Pillay ingin mengirim tim ke Mesir untuk mempelajari lebih lanjut tentang penyelidikan atas gejolak yang sedang berlangsung dan termasuk terjadinya penembakan.

“Kami sedang menunggu persetujuan dari pemerintah Mesir dan tim sudah bersiap untuk segera dikerahkan secepat mungkin ketika persetujuan tersebut diterima,” Colville menambahkan.

Mursi ditangkap oleh militer Mesir pada 3 Juli dan sejak itu dia tidak pernah lagi terdengar keberadaannya.

Militer Mesir juga telah menangkap sejumlah pembantu utama Mursi dan mengeluarkan perintah penangkapan terhadap ratusan anggota Ikhwanul Muslimin dan para pemimpinnya.[fq/islampos/prtv]