erdgn

PERDANA Menteri Turki Tayyip Erdogan menuduh negara-negara Barat dan Arab menerapkan standar ganda karena gagal mengecam penggulingan mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi, yang berakar dari Ikhwanul Muslimin.

“Negara-negara yang peduli demokrasi seharusnya tidak bersikap dengan standar ganda terhadap kasus semacam ini dan mereka harus mengatakan sesuatu yang salah ketika itu salah,” kata Erdogan kepada diplomat negara Barat, Arab dan lainnya pada Kamis lalu.

“Mereka yang memuji demokrasi ketika mereka bertemu dengan kami, namun mereka sebenarnya mengatakan kita tidak harus berkompromi pada demokrasi,” kata Erdogan kepada paratamunya dalam sebuah acara makan malam untuk berbuka puasa Ramadhan.

Erdogan mempertanyakan mengapa dunia hanya tinggal diam atas setidaknya 99 orang yang tewas sejak Mursi digulingkan, lebih dari setengah dari mereka tewas ditembak oleh militer pada 9 Juli lalu.

“Kenapa kalian tidak membahasnya? Ayo, kalian harus berbicara menentang hal ini. Tidak ada gunanya bersikap ambivalen,” katanya kepada para diplomat di ruangan markas partainya di Ankara.

“Jika Anda tidak berbicara di sini, kemana Anda akan berbicara?”

Turki sendiri telah muncul sebagai salah satu kritikus keras terkait kudeta militer Mesir yang menggulingkan presiden Muhammad Mursi.[fq/islampos/reuters]