dakwatuna.com – Kairo.  Dr. ‘Alaa Abdul Aziz, menteri kebudayaan dalam kabinet Presiden Mursi mengajak para pendemo segera bersiap-siap menyambut kembalinya Mursi sebagai presiden. Beliau akan kembali lebih cepat dari yang kita perkirakan.

Dalam orasi di bundaran Rab’a Adawiyah, beliau menceritakan bahwa kudeta atas Presiden Mursi dilakukan begitu beliau membuat keputusan untuk membersihkan semua lembaga negara dari para koruptor yang kejahatannya sudah menumpuk. Keputusan itu disampaikan Mursi pada pertemuan kabinet yang terakhir.

Maka para pengkudeta mempercepat rencananya. Karena sebenarnya mereka merencanakan kudeta pada tanggal 23 Juli dengan mengambil moment peringatan Revolusi tahun 1952.

Lebih lanjut, mantan menteri ini menerangkan bahwa pemerintah kudeta gagal total dalam menjalankan pemerintahannya. Seluruh rakyat yang sudah muak dengan praktek pejabat akan segera mengetahui kebobrokan mereka. Kudeta hanya akan menjadi malapetaka bagai yang melakukannya. Rakyat akan kembali merebut revolusi mereka. Tidak lama lagi. (msa/sbb/dkw)

Redaktur: Saiful Bahri