Beginilah tololnya umat Islam, mau saja percaya dengan kaum liberal, sekuler, munafik, kafir dan zindiq !!!

Partai An Nur

Berbeda dengan kelompok Salafi lainnya yang tetap mendukung Presiden Muhammad Mursi, Partai An Nur memilih bersama oposisi mendukung kudeta militer. Namun, baru tiga hari pasca kudeta, partai yang telah melakukan kesepakatan dengan militer demi mendukung kudeta itu merasa dikhianati.

“Penunjukkan el-Baradei tidak sesuai dengan kesepakatan antara oposisi dan militer,” kata Wakil Pimipinan Partai an-Nur Ahmed Khalil, seperti dilansir al-Arabiya, Ahad (7/7).

Pernyataan keras Khalil itu menyusul ditunjuknya tokoh liberal dan sekuler Mohamed el-Baradei menjadi Perdana Menteri Mesir. Menurutnya, penunjukkan itu tidak sesuai dengan rulemap bersama antara sesama oposisi.

Khalil juga mengancam akan menarik diri dari kekuatan politik sementara, jika el-Baradei menjabat sebagai perdana menteri.

Dikabarkan, Presiden boneka Adly Mansour mengambil sumpah el-Baradai untuk duduk di kursi perdana menteri, Sabtu (6/7) waktu setempat. Sedangkan perdana menteri yang sah adalah teknokrat pilihan Presiden Mursi, yakni Hisham Qandhil yang ditunjuk Juli 2012 lalu. [IK/Arb/Rpb]

Sikap dan tindakan partai Nur dalam beberapa waktu ini diambil dengan pertimbangan keselamatan rakyat Mesir dari pertumpahan darah. Partai Nur sungguh mendapati kesulitan, merasakan sakit ketika tidak ikut-serta dalam berbagai kejadian terakhir. Hal itu demi tujuan yang diperintahkan syariat ini, dan demi negeri ini. Tapi setelah mengevaluasi perkembangan yang terjadi dua hari terakhir ini, kami dapati beberapa hal berikut:

  1. Tindakan kekerasan dilakukan di seluruh Mesir terhadap para demonstran (pro Muhammad Mursi) yang menyatakan aspirasinya dengan damai.
  2. Tindakan menahan para oposan politik, hal ini bertentangan dengan prinsip dialog dan rekonsiliasi nasional.
  3. Kementerian dalam negeri yang memberiperlindungan kepada para kriminal untuk melakukan tindakan-tindakan pembunuhan, teror, menguasai jalan-jalan, dan penistaan terhadap orang-orang yang berpenampilan Islami.
  4. Menutup stasiun-stasiun televisi Islami tanpa ada sandaran hukum.
  5. Mulai mengeluarkan dekrit-dekrit dan keputusan penting tanpa melibatkan kekuatan-kekuatan politik dan masyarakat
  6. Adanya sikap pro terhadap kelompok tertentu yang merugikan kelompok yang lain, padahal baik pihak yang pro maupun kontra terhadap Presiden Mursi sama-sama penduduk Mesir.

Partai An Nur menentang keras dan menuntut untuk segera menghentikan hal-hal di atas. Selain itu, partai Nur akan terus melakukan komunikasi dengan semua kekuatan politik, masyarakat, kepemudaan, dan lembaga keagamaan, demi mencapai kemaslahatan sebenarnya bagi semua, tanpa merugikan satu pihak pun, dan menyepakati visi bersama untuk keluar dari krisis yang membahayakan ini.

Partai An Nur sangat menghormati penyataan terakhir Al-Azhar, dan mengharapkan terus adanya usaha untuk menyatukan dan menyelamatkan rakyat Mesir.

Semoga Allah swt. selalu melindungi Mesir dan rakyat nya.

Partai An Nur

Sabtu 6 Juli 2013