995111_10151803662970499_1899009735_n

fimadani.com. Dewan Ulama Mesir yang beranggotakan 33 ulama besar Mesir memberikan pernyataan resmi menolak kudeta militer dan dukungan pada Presiden Muhammad Mursi untuk kembali menjabat sebagai presiden Mesir, dimikian dalam pernyataan yang diunggap di laman Facebook Syaikh Muhammad Husain Ya’qub, 8 Juli 2013.

Dalam pernyataan yang ditandatangani para pengurus Dewan Ulama tersebut, dinyatakan beberapa keputusan untuk mencegah konflik horisontal dan memelihara nyawa dan harta berikut ini:

  1. Menuntut kembalinya Presiden Muhammad Mursi ke jabatannya sebagai Presiden Mesir.
  2. Meminta Presiden Muhammad Mursi agar segera membentuk pemerintahan Nasional yang mampu melayani negara ini dan disepakati bersama.
  3. Kepada Militer agar menghentikan gelombang penangkapan serta membebaskan seluruh tawanan pada krisis terakhir ini.
  4. Perlu usaha untuk melakukan rekonsiliasi nasional antara seluruh elemen bangsa dan saling memaafkan.
  5. Menuntut segera dilakukan pemilihan parlemen.
  6. Pemerintah dibentuk dari mayoritas parlemen setelah terpilih dan parlemen meninjau legilitas hukum presiden apakah ia tetap jadi presiden atau tidak.
  7. Kami mengira bahwa keputusan yang diambil oleh dewan militer adalah bagian dari ijtihad “yang insya Allah dapat diampuni”. Kita tetap perlu menyerang mereka karena kita tahu bagiamana kecintaan mereka pada negerinya dan usaha mereka demi kemaslahatan negeri dan bangsa ini. Dan tidaklah aib jika mereka kembali kepada kebenaran “bertakwalah pada Allah dan damaikanlah di antara kalian.”

Pernyataan tersebut ditandatangani Syaikh DR Abdullah Syakir, Syaikh DR Muhammad Hasan, Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini, Syaikh Muhammad Husain Ya’qub, Syaikh Sa’id Abdul Azhim, Syaikh Musthafa Al Adawi, Syaikh Jamal Marakabi, Syaikh Abu Bakar Al Hanbali, Syaikh Wahid Abdus Salam Bali, dan Syaikh Jamal Abdur Rahman.