TRIBUNNEWS.COM, SOREANG – Puluhan anggota gabungan dari 12 elemen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bandung mengadakan aksi demonstrasi di depan pintu masuk Komplek Pemkab Bandung.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB ini menuntut pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (ВВМ). Sambil membawa spanduk bertuliskan “Tolak kenaikan ВВМ”, massa pun terus berteriak menolak kenaikan.

Gerbang pintu masuk ke Komplek Pemkab Bandung pun ditutup oleh Satpol PP. Massa hanya bisa melakukan aksinya di depan pintu masuk. Lagu Indonesia Raya juga berkumandang di tengah demonstrasi. Usai lagu kebangsaan tersebut selesai, unjuk rasa sempat diwarnai kericuhan. Massa mencoba mendobrak pintu masuk yang terkunci.

Lili Muslihat, Ketua Komite Peduli Jawa Barat (KPJB), salah satu ormas yang mengikuti unjuk rasa menuturkan, aksi ini akan terus dilakukan sampai pemerintah tidak menaikkan harga ВВМ. Pasalnya kenaikan harga ini sangat memberatkan masyarakat. Apalagi mendekati bulan Ramadhan.

“Kita datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi rakyat agar tidak ada kenaikan ВВМ. Selain di Kabupaten Bandung, aksi ini juga akan dilakukan di seluruh Indonesia. Besok juga akan ada unjuk rasa di Gedung Sate,” ujar Lili, Senin (10/6/2013). (aa)

Iklan