JAKARTA, PESATNEWS – Bakal terjadi aksi demo mahasiswa besar-besaran menolak kenaikan harga BBM yang dinilai akan menyengsarakan rakyat. Barisan Mahasiswa 17 Juni menggelar ‘Konsolidasi Tenda Menolak Kenaikan BBM’ untuk menetang kebijakan pemerintah tersebut.

Selain itu, Rapatkan Barisan 17 Juni ini juga melakukan Aksi Serentak se-Indonesia Kepung Pusat Pemerintahan Rezim SBY-Parlemen, Istana, DPR, Kantor Gubernur, Kantor Bupati/Walikota, dengan mengusung tema Tolak Keniakan Harga BBM, Adeili Rezim SBY-Parlemen yang Korup dan Pengkhianat Negara.

Pasalnya, pada 17 Juni 2013 Pemerintah akan menetapkan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Seluruh elemen mahasiswa memusatkan titik untuk menghadang kebijakan pemerintah tersebut yang dinilai sangat tidak berperikemanusiaan.

“Pemerintah SBY-Boediono kabinet Neolib berserta antek-anteknya telah kehilangan akal sehat bagaimana caranya mengelola sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat!” seru Aktivis Mahasiswa Unpas Bandung, Januardi Adie yang juga Presidium Nasional Dewan Mahasiswa (DEMA) Indonesia, Senin (10/6), terkait ancaman mahasiswa untuk melakukan aksi demo pada 17 Juni nanti.

“Kedangkalan cara berpikir pemerintahan SBY-boediono serta antek-anteknya yang mendukung kenaikan harga BBM Secara logika perekonomian nasional APBN kita memang jebol akibat menanggung subsidi BBM. Namun sekali lagi itu adalah cara berfikir yang dangkal. Jika pemerintah memahami apa maksud dari Pancasila dan UUD 1945 bukan blsm yang di bagi kemasyarakat, tapi secara sistem dan ideologisasi kepada masyarakat!” serunya pula.

Oleh karena itu, ia tegaskan, gerakan mahasiswa menyatukan kekuatan dan berkumpul di satu titik menggelar Pertemuan Nasional Konsolidasi Mahasiswa Indonesia pada tanggal 15 Juni 2013 di Kampus Univsersitas Padjajaran (UNPAD) Jatinangor, Bandung.

“Sejauh ini konfirmasi kehadiran mahasiswa dari seluruh Indonesia sudah mencapai 25 kota yang selama ini konsisten melakukan aksi di daerah menolak kenaikan harga BBM,” jelas Adie.

“Berkumpul Bersatu dan Bergerak Kepung DPR RI dan Istana Negara pada Senin, 17 Juni 2013!” ancamnya. “Selamatkan Bangsa Indonesia!” pekiknya. [*]

Editor : Yudi Wahyudi