Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat politik Tjipta Lesmana mencurigai kasus suap daging sapi Impor yang menyeret mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, adalah upaya meredam isu manipulasi surat pemberitahuan wajib pajak milik keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang dimuat harian Jakarta Post edisi Rabu (30/1).

Tjipta menuturkan kasus dugaan manipulasi SPT wajib pajak milik keluarga SBY bukan kasus sepele, yang dapat dibiarkan bagai angin lalu. Menurut Tjipta pihak Istana perlu segera mengklarifikasi dugaan manipulasi penulisan SPT wajib pajak milik SBY dan dua putranya, Agus Harimurti serta Edhie Baskoro (Ibas).

Sementara Direktorat Jenderal Pajak, menurut Tjipta, perlu menelusuri dugaan penggelapan pajak ini.

Bagi Tjipta, semakin dibiarkan publik akan meyakini keluarga istana melakukan penyimpangan SPT wajib pajak, dan berimbas pada penurunan citra istana sekaligus Partai Demokrat di mata publik.(DNI)