Pasangan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) dan Didik J Rachbini mendaftar ke KPUD DKI Jakarta untuk berkompetisi memperebutkan kursi gubernur dan wakil gubernur di KPUD Jakarta, Senin (19/3/2012) malam. Keduanya maju setelah proses tarik ulur yang menegangkan antar partai menjelang pendaftaran calon gubernur ditutup pukul 00.00.

Gambar

Jakarta (ANTARA) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tanpa berkoalisi dengan partai lain resmi mengusung Hidayat Nur Wahid dan Didik J.Rachbini sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta periode 2012-2017.

Pasangan Hidayat-Didik Rachbini tiba di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Senin sekitar pukul 22.45 WIB untuk mendaftar dan menyerahkan berkas-berkas pendaftaran.

Persyaratan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2012 mengharuskan partai politik maupun koalisi partai politik mempunyai dukungan minimal 15 kursi di DPRD agar bisa mengusung kandidat calon gubernur dan wakil gubernur.

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera memperoleh 18 kursi di DPRD DKI sehingga bisa langsung mencalonkan tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

“Kami bisa menerima ketentuan ini karena sudah memenuhi ketentuan minimal (15 kursi),” kata Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KPU DKI Jamaluddin F. Hasyim di kantor KPU DKI, Jakarta, Senin.

Didik J.Rachbini, yang diusung oleh PKS sebagai bakal calon wakil gubernur, merupakan ketua DPP Partai Amanat Nasional.

Sementara itu, sikap resmi DPW PAN DKI telah mendukung Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli bersama tujuh partai politik lainnya.

Namun, Hidayat Nur Wahid mengaku telah mendapat restu dari Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa untuk mengusung Didik J.Rachbini sebagai calon wakil gubernur.

“Kami menghormati Partai Amanat Nasional yang mempunyai kesimpulan dan sikap yang berbeda. Tapi kami mendapatkan informasi secara langsung bahwa pak Hatta Rajasa, ketua umum PAN pun merestui beliau (untuk bersama-sama dengan kami di Partai Keadilan Sejahtera,” kata Hidayat.

Hadir mendampingi pasangan cagub dan cawagub dari PKS, Menteri Komunikasi dan Informatika, yang juga kader PKS, Tifatul Sembiring sempat melempar pantun setelah pasangan cagub-cawagub selesai menyerahkan berkas pendaftaran.

“Kalau berkunjung ke daerah Tretes, silahkan bawa seikat melati. Kalau ingin Jakarta beres, serahkan saja ke Hidayat-Rachbini,” kata Tifatul.

Pada hari terakhir pendaftaran, tercatat enam pasang calon gubernur dan wakil gubernur yang telah mendaftar dan menyerahkan berkas-berkas ke KPU DKI.

Dua pasangan dari jalur independen, Faisal Basri-Biem Benjamin, Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria telah mendaftarkan diri ke KPU DKI disusul oleh empat pasangan dari partai politik dan koalisi partai politik seperti Alex Noerdin-Nono Sampono, Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Hidayat Nur Wahid-Didik J.Rachbini.

Setelah pengecekan berkas-berkas pendaftaran, keenam pasangan kandidat tersebut akan menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto pada 2-3 April mendatang.(ar)

GambarGambarGambar

GambarGambarGambar

GambarGambarGambarGambar