JAKARTA — Menjelang jam-jam akhir pendaftaran, Partai Keadilan Sejahtera membuat kejutan dengan mengusung Hidayat Nur Wahid dan Didik J. Rachbini sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Keputusan memadukan bekas Presiden PKS dengan pengamat ekonomi itu diambil dalam rapat pengurus pusat partai tadi malam.

“Insya Allah, kami berkoalisi dengan seorang profesional, Didik J. Rachbini, yang kebetulan kader Partai Amanat Nasional,” kata Hidayat kemarin. Pencalonan Didik, menurut dia, tak terkait dengan PAN, tempat Didik menjadi kader. Dia menjelaskan keputusan itu sudah dipertimbangkan secara matang.

Hidayat juga mengungkapkan bahwa ia terpilih karena dianggap sukses membawa PKS memenangi pemilihan umum di DKI Jakarta pada Pemilu 2004. “Saya juga calon legislator dari PKS dengan suara terbesar di Indonesia saat itu,” ujarnya.

Setelah keputusan itu, Hidayat pun langsung berangkat menuju kantor Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta untuk mendaftar. Ia tiba menjelang jam-jam akhir masa pendaftaran yang tutup pada pukul 00.00 tadi malam.

Hidayat tak menampik jika disebutkan munculnya pasangan calon dari PKS saat injury time merupakan ekses dari kegagalan menjalin koalisi dengan partai lain. “Sampai menit terakhir pengambilan keputusan, PKS masih terus menjalin komunikasi dengan partai lain,” ujarnya.

Didik saat dimintai konfirmasi enggan berkomentar. Dia hanya menyatakan telah menjalani proses komunikasi dengan PKS soal pencalonan itu, bahkan hingga menjelang detik-detik akhir pendaftaran. “Tapi itu bukan tawar-menawar,” katanya. l FEBRIYAN | ROSALINA | SUKMA

Sumber : http://koran.tempo.co/konten/2012/03/20/268596/Hidayat-Nur-Wahid-Kejutkan-Bursa-DKI-1