Eramuslim.com, Jamaah Ikhwanul Muslimin pada hari Minggu kemarin (8/5) menuduh kekuatan eksternal dan internal anonim yang menyebabkan terjadinya bentrokan sektarian Sabtu lalu antara aktivis Salafi dan Kristen Koptik. Bentrokan, di mana 12 orang tewas dan 186 luka-luka, berlangsung pada Sabtu malam lalu.

Dalam pernyataan pada hari Minggu kemarin, Ikhwan mengutuk aksi intoleransi buta dan adanya upaya oleh beberapa pihak untuk memecahkan masalah mereka di luar kerangka hukum.

Ikhwan juga mengatakan bahwa intoleransi hanya akan mengarah pada penyebaran kekacauan, dan hal itu adalah ancaman paling serius terhadap revolusi dan tujuannya.

Jamaah Ikhwanul Muslimin mengatakan bahwa mereka menyambut baik keputusan Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata untuk memindahkan orang-orang yang didakwa dalam kerusuhan sektarian di Mesir lewat sidang di pengadilan militer. (fq/almasryalyoum)