Eramuslim.com, Amerika Serikat menutup dua konsulat mereka di Pakistan untuk publik pada hari Selasa ini (3/5) sampai pemberitahuan lebih lanjut, sehari setelah Usamah bin Ladin dilaporkan tewas di dekat ibukota Islamabad.

Kedutaan AS di Islamabad dan konsulat ketiga di Karachi sebelumnya juga telah ditutup untuk masyarakat umum dalam urusan rutin harian, tetapi keputusan yang diambil Selasa pagi ini memutuskan untuk dibuka kembali seperti biasa, kata seorang jurubicara kedutaan.

Konsulat yang ditutup berada di timur kota Lahore dan kota barat laut Peshawar, yang dekat dengan wilayah kesukuan di negara, di mana Washington telah menyebut wilayah tersebut sebagai markas global Al-Qaidah.

Sebuah pernyataan mengatakan kedutaan dan semua konsulat, bagaimanapun, akan tetap terbuka untuk “urusan lain dan untuk layanan darurat warga Amerika”.

Pernyataan itu datang di tengah kekhawatiran pembalasan setelah pemimpin Al-Qaidah Usamah bin Ladin tewas dalam sebuah serangan helikopter dan darat oleh pasukan khusus.

Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan peringatan perjalanan global kepada semua warga negaranya setelah kematian bin Ladin, mengatakan kematian bin Ladin  bisa menjadi wabah kekerasan anti-Amerika.

“Departemen Luar Negeri AS memebri peringatan kepada warga AS untuk tidak bepergian dan berada di luar negeri dengan potensi peningkatan kekerasan anti-Amerika,” kata deplu AS dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu menambahkan bahwa peringatan itu akan tetap berlaku sampai 1 Agustus. (fq/ap)