JAKARTA (voa-islam.com) – Amerika Serikat kembali berkoar telah membunuh pemimpin tertinggi Al-Qaeda yang sangat mereka cari-cari selama bertahun-tahun, Sheikh Osama Bin Laden.

Setelah beberapa kali berita sebelumnya menyebutkan bahwa orang yang pihak Barat tuduh sebagai dalang teror di dunia itu meninggal dunia, namun tidak pernah terbukti, kini media massa, mengutip pernyataan pemerintah AS, kembali memberitakan tentang kematian Sheikh Osama.

“Osama bin Laden telah gugur dan jenazahnya kini dikuasai oleh pihak berwenang Amerika Serikat, “demikian diumumkan secara resmi oleh pemerintah AS seperti dikutip Reutes, Senin WIB.

Seorang sumber dari pihak berwenang AS menyebutkan, bahwa Sheikh Osama gugur di sebuah rumah tinggal di luar kota Islamabad, Pakistan.

Presiden AS Barack Obama mengeluarkan pengumuman yang dramatis ini segera setelah dikabari bawahannya dengan tiba-tiba larut malam waktu AS di Gedung Putih.

Pendahulu Obama, George W. Bush, telah berulangkali bersumpah mengadili orang yang di tuduh sebagai otak serangan 11 September 2001 ke New York dan Washington. Tapi sumpah itu tak pernah terwujud sampai kemudian akhir kekuasaannya pada awal 2009.

..Osama bin Laden telah gugur dan jenazahnya kini dikuasai oleh pihak berwenang Amerika Serikat..

Para pejabat AS mengatakan setelah pencarian yang sia-sia sejak Sheikh Osama menghilang di Afghanistan pada akhir 2001, mujahid kelahiran Saudoi itu gugur dan jenazahnya dibawa otoritas AS.

Mereka berasumsi bahwa dengan memiliki bukti jenazahnya maka akan membantu meyakinkan kalangan yang meragukan bahwa Bin Laden benar-benar telah meninggal.

Sheikh Osama Bin Laden menjadi target utama perburuan AS sejak dia mengelabui tentara AS dan pasukan milisi Afghan dalam serangan besar-besaran di pegunungan Tor Bora pada 2001.

Penjejakannya kemudian meredup setelah dia menghilang dan banyak pejabat intelijen menyakini di bersembunyi di Pakistan.

Selama di persembunyian, Sheikh Osama Bin Laden kerap kali mengolok-olok Barat dan menyebarkan pandangan militannya dalam videotape yang dibuat di tempat persembunyiaannya.

Selain Serangan 11 September, Washington juga mengaitkan Bin Laden dengan serangkaian serangan lainnya — termasuk pemboman Kedubes AS di Kenya dan Tanzania pada 1998, serta pemboman kapal perang USS Cole milik AS di Yaman pada 2000.

Pakistan benarkan Sheikh Osama gugur

Sementara itu pihak berwenang Pakistan yang merupakan sekutu AS dalam memerangi pejuang Islam juga membenarkan gugurnya Sheikh Osama bin Laden ini, dan menyebutkan orang paling diburu di dunia itu gugur di wilayah Pakistan.

“Ya, saya bisa mengkonfirmasikan bahwa dia gugur dalam operasi intelijen sangat sensitif,” kata pejabat itu yang tak bersedia disebut namanya kepada AFP.

Pejabat itu mengatakan dia tidak dapat segera mengkonfirmasikan di mana, bagaimana atau kapan Bin Laden meninggal dunia.

Ketika ditanya apakah intelijen Pakistan berpartisipasi dalam operasi itu, dia mengatakan: “Ini adalah operasi intelijen sangat sensitif.”

Jaringan televisi CNN mengutip sumber-sumber yang mengatakan bahwa Sheikh Osama bin Laden gugur dalam operasi berdasarkan tindaklanjut operasi intelijen AS yang ditargetkan pada rumah mewah di luar ibu kota Pakistan Islamabad.
(up/ant)

Iklan