Ruhut Sitompul: Wafid Muharram Kader PKS
Partai Demokrat membantah terlibat dalam kasus suap di Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga.

Karena itu Jurubicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul membantah bahwa kasus suap itu bagian dari cara Demokrat untuk mengumpulkan pundi-pundi keuangan sebagai persiapan menghadapi pemilihan umum 2014 mendatang, sebagaimana ditengarai pengamat politik Iberamsyah.

“Kalau memang kita ingin mengumpulkan pundi-pundi-pundi, harus diingat, kita ini the rulling party. Kan apa pun kita bisa saja kalau memang kita mau itu. Tapi, nyatanya coba lihat kejadian di kantor Menpora. Apa tidak bangga, seorang yang namanya Andi Mallarangeng, dia sudah satu setengah tahun jadi Menpora. Tapi karena Sekretarisnya (Wafid Muharram) itu baik, walaupun kader PKS, beliau kan tidak menggantinya,” katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 27/4).

Tak hanya itu, tegas Ruhut, banyak pejabat di Badan Usaha Milik Negara bukan berasal dari Demokrat. Demokrat menghormati mereka karena bekerja secara profesional.

Dari mana Anda tahu Sekretaris Kemenpora Wafid Muharram kader PKS?

“Kan saya baca di media. Saya kan percaya dengan media. Waktu acara apa itu di PKS, dia hadir. Tapi begini saja. Siapa menteri waktu dia jadi sekretaris, Adhyaksa Dault. Dia (Adhyaksa) menteri dari partai mana, PKS kan. Kan wajar kalau sekretarisnya dari PKS. Tapi kalau kami tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu,” tegasnya.

Padahal Wafid merupakan Pegawai Negeri Sipil. Karena itu tak mungkin Wafid bisa aktif di partai politik. Apa tanggapan Ruhut? “Kalau secara undang-undang memang tidak boleh. Mungkin dia simpatisan. Kalau simpatisan, kita mau bilang apa,” tandasnya. [zul]

Artikel Terkait Seputar Kasus Suap di Kementrian Pemuda dan Olah Raga :

Iklan