Surat untuk Yth Bpk Tifatul Sembiring

Dengan hormat,
Dengan menjaga segala bentuk sopan santun yang bisa saya pikirkan, saya ingin menyampaikan surat ini kepada bapak, dan akan terus mencoba sampai bapak membaca dan memberikan komentar. Sebagai orang yang berpendidikan dan mempunyai jabatan, saya rasa bapak pasti akan memberikan jawaban kepada saya , yang notabene adalah rakyat Indonesia biasa, pendidikan seadanya, tapi minimal saya punya hati nurani .

Bapak yang baik,
Saya ingin menanyakan satu hal yang terjadi beberapa waktu yang lalu . Bukan terlambat , tapi saya sebagai orang beragama dan berpendidikan , diajarkan untuk mendinginkan diri dulu, bicara tanpa emosi dan menggali data dengan benar sebelum bertanya . Sehingga jangan sampai ada kalimat sembarangan keluar dari mulut saya dengan emosi .

Bapak yang baik,
Ingatkah bapak bahwa beberapa saat yang lalu anda berbicara mengenai AIDS di twitter dan mengatas namakan penyebabnya adalah :
” AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN ” ???
Kalau bapak lupa , bisa saya ingatkan karna tidak lama kemudian bapak kembali mengulang hal itu saat melakukan wawancara dengan Detik .

Bapak yang baik,
Kapankah terakhir kalinya bapak menginjak bangku sekolah ?
Andaikan terlalu jauh untuk bapak mengerti mengenai penyebab – penyebab penyakit tersebut,
pernahkah bapak mendengar yang namanya Hak Azazi, sopan santun ,empati dan PERASAAN?

Bapak yang baik,
Dimata orang awam seperti saya, andalah orang yang harus nya bisa memberikan saya info dan masukan dan bimbingan .
Tapi tidak masalah kalau memang ternyata anda tidak pernah diajarkan dimanapun atau tidak pernah menemukan akses untuk bisa mendapatkan data tentang AIDS .

Marilah kalau begitu, saya yang memberikan anda sedikit masukan .

1 . Sebutlah mereka ODHA , Orang dengan HIV Aids .
2 . Sebutlah mereka sahabat pak, karna mereka adalah sahabat .
3 . Itu nya itu apa pak ? Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh maaf . Kita tidak sedang membicarakan anda .
4 . Saya mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan pak. Saya sharing info sedikit, hal tersebut bisa kita dapatkan dari orang tua kita . Bukan dari ITU!
5 . Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!!
6 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama kita tidak ada luka terbuka ?
7 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ?
8 . Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ?

Banyak sekali lembaga diluar sana yang sangat terbuka untuk memberikan info mengenai HIV Aids .

Bapak yang baik, apakah pemmbicaraan ini tabu dan haram untuk anda ?
Seharam menyentuh seorang wanita kecuali itu adalah ibu negara dari negara adidaya ?

Bapak yang baik,
Pernahkah anda berpikir bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kecuali memakan kepala sendiri ?
Pernahkah anda berpikir bahwa suatu hari , salah satu anggota keluarga anda mungkin saja mengalami hal ini ?
Pernahkah anda bayangkan rasanya disaat itu , orang menunjuk keluarga anda dan cuma berkata ” ITU NYA SIH DIPAKE SEMBARANGAN !!! ”

Bapak yang baik,
Mengertikah anda kata empathy atau simpati … ataukah anda sama tidak mengertinya seperti anda tidak mengerti gejala dan penyebab penyakit HIV Positif?

Bapak yang baik,
Kalau mereka dianggap buruk karena tidak bs menjaga tubuhnya , apakah bedanya mereka dengan orang lain yang tidak bervirus bakteri tapi memakan lemak setiap hari bak pejabat rakus dan harus sakit – sakitan karena kerakusannya ? Sama pak .
Sehingga saat kita tidak menjaga tubuh ,makan, mulut dengan baik, kita sama – sama mengidap pnyakit itu dengan cara yang berbeda ?

Bapak yang baik,
” Siapakah yang memberi hak kepada anda untuk menilai orang lain , dan siapakah yang pernah menunjuk anda atau memberikan anda derajat yang lebih tinggi dari orang lain ?”

Bapak yang baik,
Tahukah anda bahwa Baik Presiden maupun abang becak itu sama kedudukannya di mata TUHAN ??

Bapak yang baik,
pernahkah bapak berpikir bahwa semua orang pasti disaat nya melakukan pilihan yang salah , atau kadang tidak mempunyai pilihan sama sekali ?
Sama seperti mereka yang menjadi ODHA tanpa pilihan ?
Sama seperti mereka yang pernah berbuat salah dan kini sudah menyesal dan menerima tanpa harus diingatkan dan dihina lagi ?
Bukankah itu makna agama ?
Bukankah akar dari semua agama harusnya adalah KASIH ?

Bapak yang baik,
Satu pesan yang diajarkan orang tua, keluarga, suami, sahabat dan agama saya adalah :
jangan hidup bak Tong Kosong Nyaring Bunyinya .

Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik .

Bapak yang baik,
terima kasih atas waktunya …
Saya akan menanti komentar bapak atau ajakan diskusi bapak sebagai seorang pejabat, seorang bapak, seorang yang saya harapkan bisa saya pandang di Indonesia .

Jawablah dengan cerdas .

Hormat saya
Melanie Subono

Responses to “Surat untuk Yth Bpk Tifatul Sembiring”

  1. Imelia Says:
    saya setuju seutuhnya dengan apa yang disampaikan mbak melanie, sama seperti kita ODHA juga memiliki hak2 dalam bersosialisasi dengan masyarakat tanpa harus dikucilkan, dan mereka pun tidak layak untuk dijauhi layaknya penderita penyakit menular, karena pada faktanya penyakit ini memang tidak menular sembarangan.
    Begitu pula dengan penderita autism, kadangkala kita sering menggunakan bahasa ini ketika sedang mengobrol dan bersenda gurau, padahal jika kita tinjau lagi artinya secara ilmiah dan hati nurani, ini memiliki arti yang harus kita hormati dan kita hargai, bagaimana jika orang terdekat kita atau malah anak2 kita kelak yang mengalaminya, tidakkah anda memiliki hati nurani?
  2. yoszuaccalytt Says:
    Pak Tifatul alay ahh ngetweetnya semalam.. Pantun dulu ahh.. Ayu nian gadis berjilbab,Ku tatap dia di kota Bantul, Malu kan kalau gak dijawab, kau jawablah Pak Tifatul
  3. bk Says:
    Saya rasa tifatul ijasahnya nembak.
  4. jonki Says:
    hidup melani, memang menteri ini salah jurusan cocoknya jaga pesantren, sama sekali gaptek, kuper
  5. Junica Saputri Says:
    Bagus Banget :) keep posting
  6. adet tareend Says:
    u’re the woman kaakkk mel :)
  7. rasya Says:
    Wah mbak mel suratnya bagusss
    Bahasanya mantep mbak! Smoga dibaca pak tif yah
  8. good Says:
    brani, cerdas dan berbobot!
    pejabat, yg tampang beragama, tapi sebenarnya tdk memiliki agama.. 

    kita tunggu, perkembangan dariyusuf supendi kalau benar bapak yg terhormat poligami, berarti ‘ITU’nya gak bisa dipercaya,..

    :)

  9. meoob Says:
    wah mba melanie tegas jg, salut ,
    yah itulah mba, makin hari makin byk orang berpikir bukan pake otak tapi pake ITU !!! hahahahahahhaha
    btw, moga pak tifatul bisa merespon. rindu ama kicauan pak tifatul hihihihi

Okeh… itu komentar-komentar yang PRO dengan MELANIE SOEBONO yang jumlahnya banyak banget. Tapi sah-sah saja kalo saya memposting yang KONTRA dengan MELANIE SOEBONO juga toh, bukan karena saya mendukung pak Menteri tapi memang asal muasal AIDS itu karena Revolusi Seksual di AS pada tahun 1960an yang akhirnya membuat Allah murka dan menurunkan penyakit AIDS pada tahun 1980an meski muncul pertama kali di Afrika untuk menyadarkan meraka

  1. buyung kiu Says:
    Kalo lo pengen nanya ke dia, datang aja langsung, gak usah koar-koar di media kayak gini. Kalo memang maksud lo untuk jatuhin dia, Te o pe be ge te de. Tujuan lo bisa kesampaian. Tapi menurut gua si, roda tu berputar, kadang di atas kadang di bawah, mungkin sekarang saatnya si Tipatul salah omong, siapa tahu bulan depan lu salah tidur … Maksudnya lu ketiduran di sebelah tunangan lo, ternyata ada yang ngebocorin ke media … Siapa tahu …
  2. heri Says:
    Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?
  3. zakkir Says:
    ibu yang baik, sepertinya apa yang anda utarakan itu dia sudah tahu kok, sepertinya kayak mengulang ngulang apa yang diketahui, semisal anak kelas satu sd di kasi pertanyaan satu tambah satu anak anak adalah dua, jika anda empati tinggal anda buat yayasan untuk para korban, begitu lebih baik
  4. rendy soebono Says:
    prosentase terjangkitnya seseorang krn Aids paling besar adalah tertular melalui hubungan badan yg berganti2 pasangan.
    Klo mba melanie mengatakan demikian artinya seluruh isi dunia ini banyak manusia tertular krn jarum suntik, itu bias!
    Analoginya, klo jarum suntik berbicara Puji Tuhan eskalasi penyebaran narkoba maupun obat2 yg lainnya dgolongkan berkembang pesat!
    Penelitian membuktikan penyakit tsb datang krn tertular lewat hub badan.
    Masih ada yg perlu ddiskusikan?
    Saya siap melayani komentar2 yg tdk setuju dg statement saya, termasuk anda!
  5. RINI Says:
    Sdri Melani yg terhormat,, 

    Sy pikir jg Pak TifatuL jg bukan malaikat yg lisannya slalu terjaga, utk case ini beliau khilaf, tp coba lihatlah kebaikannya yg lain.. tapi.. knp ya, tiap Pak Tifatul melakukan sdkt sj kekhilfan,, luar biasanya respon publik,, termasuk Anda! terimaksih atas perhatiannya.

    Di dalam agama kami pun lebih jelas dan konkrit mengatur ttg tata cara bergaul dan bersopan santun,, jangankan berbohong dgn manusia, berbohong kepada hewan pun kami dilarang (misal berpura2 memanggil utk memberi makan)

    Sy pikir pun lisan anda juga pasti pernah mengatakan kata-kata yg tidak seyogyanya.. coba tnyakan pd hati Anda dan orangtua Anda, bagaimana Anda betutur kata pada orang tua atau suami anda terdahulu? jujurlah..

    Terimakasih atas perhatiannya luar biasa pd Pak TifatuL

  6. choong Says:
    Empati itu perlu… mudah-mudahan semua bisa memahami bahwa tidak semua orang yang terkena AIDS adalah orang yang sembarangan memakai “ITU” nya. meskipun saya yakin mbak Melani ini juga suka sembarangan pake ITU nya hihihih sorry .. no offense yaa
  7. Raja Says:
    Saya sangat mengerti dengan perasaan m’ba melanie, tapi m’ba juga harus tahu segala konsekuensi tulisan yang m’ba buat. m’ba boleh lihat beberpa komentar yang ada diatas, ada yang mengarah pada “SARA” dengan mengait2kan pada ajaran yang dianut oleh keyakinan tertentu. Masih banyak cara yang lebih baik untuk mengutarakan isi hati tanpa harus mempublikasikan segalanya. M’ba juga harus TAHU betapa banyak orang yang sadar bahwa 60% lebih penderita HIV disebabkan karena hubungan badan, tapi kesadaran itu bukannya membuat jera para Palakunya. Semoga bisa jadi renungan…..peace
  8. joko Says:
    MBAKNYA EMANG TERSINGGUNG NICH……………..
    KETAHUAN KALAU MBAKNYA SERING GONTA-GANTI PASANGAN
    FREE SEX……….
    GITU AJA KOK REPOT
  9. akbar Says:
    hemmmmmmm………mending koreksi masing masing saja….kita semua juga pernah salah ngomong kan???..klo saya menilai surat mbak melanie halus tapi penuh satire dan sindiran….klo mbak mlanie merasa lebih baik dari pak tifatul (bukan berati saya membela pak tifatul ya)..lebih baik bertindak membantu ODHA daripada menjatuhkan ornag lewat media….. 

    salam mbak melani…saya gak bermaksud mencela anda..lebih baik kita berkaca pada diri kita sendiri….t

  10. tio Says:
    kontrol sosial musti seimbang. kalau kita mendukung sepenuhnya ODHA (yang terjangkit karena free sex, narkoba, dll yang melanggar norma agama hukum adat) takutnya itu akan dijadikan pemakluman yang membuat orang2 tidak jera atau tidak takut untuk melakukan hal serupa.
    dukungan justru harus kita berikan bagi anak2 yang terjangkit karena ulah ortu mereka yang ODHA. asal mereka mau menjadi orang yang lebih baik. kalau sudah ODHA dan mereka gak mau menjadi orang yang lebih baik ngapain didukung???
    dengan adanya “pengucilan” (sanksi sosial) dari masyarakat semoga orang2 yang lain akan jadi takut untuk melakukan hal2 yang bisa membuat mereka terjangkit HIV. ini adalah kontrol sosial. 

    saya sih takutnya kalau dukungan itu tidak seimbang (dalam artian tidak boleh menggunjing ODHA sama sekali) akan semakin banyak orang terkena HIV karena melakukan free sex dll (yang melanggar norma) dengan pikiran “ah tenang ntar juga ada yang bakalan dukung gue” jangan sampai seperti itu.
    menurut saya, yang mesti kita lakukan adalah kampanye hentikan free sex, jangan paka narkoba, pola hidup sehat, menjaga keharmonisan rumah tangga, meningkatkan iman dan takwa pada Tuhan YME.

    yang harus kita lakukan adalah mencegah penyebaran HIV bukan berdebat.
    terima kasih

  11. Arif Says:
    Mbak Melanie…mari kita cermati statement pa TS dengan hati dingin..salah satu penyebab terbesar AIDS adalah hubungan seks bebas tersebut, saya yakin pa TS juga tahu penyebab2 lain yang mbak utarakan, tapi dia lebih highlight di penyebab ITU. Hubungan seks bebas, diskotik, narkoba yang selama ini digembar gemborkan sebagian orang yang mengaku cerdas, berpendidikan merupakan pintu masuk AIDS. Surat terbuka ini lebih banyak ‘mencela’-nya daripada menegur dengan sopan, jika memang ingin bertanya di media gunakanlah bahasa yang baik yang menghormati orang lain (kan katanya juga berpendidikan dan saya yakin orang tua anda juga mengajari bagaimana etika berbicara dengan orang tua). Jika maksudnya menjelek-kan maka maksud mbak sudah kesampaian..Ingat mbak, manusia tidak ada yang sempurna
  12. fast Says:
    Iya nih, lepas dari salah2an tifatul ma melanie ini. ane respek lah ama pemerhati ODHA. Tp klo diperhatikan, setiap kali tifatul ngeluarin joke, statement ato kebijakan kok langsung pada riuh semua. Coba dong open mind, dikaji pro ama cons nya. Kritik jg baguslah…Toh dia juga manusia punya pendapat yg mungkin berbeda dengan anda. Klo anda minta pejabat yg suci, anda berdoa aja ma tuhan anda biar menteri dijabat oleh malaikat yg ga berbuat salah. Jangan lansung anda kaitkan dengan haramnya bersentuhan non muhrim, klo anda ngga suka….ngomong aja klo anda ngga suka ma agama yang tifatul percaya.
  13. RINI Says:
    Mbak Melani : jgn cuma pinter mengkritik orang mba.. liat n introspeksi dlu tingkah laku n moralmu.. 

    buyung kiu : like ur comment :) smart…
    smart comment :
    “Kalo lo pengen nanya ke dia (Tifatul), datang aja langsung, gak usah koar-koar di media kayak gini. Kalo memang maksud lo untuk jatuhin dia, Te o pe be ge te de. Tujuan lo bisa kesampaian. Tapi menurut gua si, roda tu berputar, kadang di atas kadang di bawah, mungkin sekarang saatnya si Tipatul salah omong, siapa tahu bulan depan lu salah tidur … Maksudnya lu ketiduran di sebelah tunangan lo, ternyata ada yang ngebocorin ke media … Siapa tahu”

  14. Farkhan Says:
    apa yang salah sih dengan kalimat “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN”? 

    “ITU” juga bisa berarti jarum suntik. emang dasar pikiran elo smua aja yang jorok.

  15. Miss Justice Says:
    Setuju dengan Rendy Soebono, seharusnya Mbak Melanie yang baik juga membaca hasil penelitian mengenai HIV, persentasi yang paling tinggi terkenanya virus HIV dikarenakan sex bebas dan prilaku sex menyimpan, juga narkoba!. 

    Mbak Melanie yang baik… dilihat dari website2 yang peduli terhadap penyebaran virus HIV dan penyakit Aids, subjek Sex, Sexuality & relationship lebih difokuskan untuk mencegah virus HIV tersebut. Bisa dilihat dari situs2 luar negri yang mana agama, keluarga apalagi negaranya berbeda dari Pak TS, tetapi intinya sama dengan pak TS “control your stick”.

    Saya yakin “kicauan” pak TS dimaksudkan utk org2 dlm jumlah persentasi yg paling tinggi.

  16. Anak-Anak Says:
    Kepada penulis surat:
    Sebaiknya Anda harus bijak menanggapi apa yang bg Tif sampaikan, jangan memandang suatu hal hanya dari satu sisi, tapi lihatlah dari berbagai sisi.
    Sebelum Anda mengkritik orang, sebaiknya Anda berkaca dahulu. Bagaimana gaya hidup Anda saat ini?
    Jangan bawa2 Agama kalau Anda sendiri tidak taat kepada Agama Anda!
    Kalau emang perduli dan empati, kurangi gaya hidup Anda dan sisihkan untuk membangun yayasan untuk pengobatan para pengidap AIDS!
    Sebelum mengkritik nyadar diri dulu!
  17. mrakbal Says:
    manusia memang gak ada yg sempurna … tapi apa salahnya kita mengingatkan agar si ANU tidak di pakai sembarangan … hanya org2 yg suka main ANU sembarangan aja pasti yg marah jika di sindir spt itu..
  18. “ITUNYA” Says:
    Kalau pendapat saya kalimat “AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN” terutama pada kata ITUNYA adalah cara untuk menghaluskan sehingga tidak seronoh. Sehingga orang boleh mengartikan apa saja (multi tafsir) dan itu bebas-bebas aja, TETAPI YANG JELAS PENTAFSIRAN KITA SANGAT DIPENGARUHI OLEH POLA PIKIR KITA DAN POLA PIKIR DIPENGARUHI OLEH PERGAULAN/KEHIDUPAN KITA SEHARI-HARI. 

    Kebetulan mbak Melanie yang terhormat mentafsirkan ITUNYA adalah alat kel**in (maaf) tetapi kalau saya mentafsirkan ITUNYA adalah alat suntik, pisau cukur, sikat gigi dll.. (Bisa kan?…)

  19. TukangNanya Says:
    Mau nanya nih, cari data valid tentang penyebab HIV-Aids dmn ya ? :D 

    Bapak TS blg “itu” nya di pake sembrangan mgkin berpatokan pd data mayoritas pengidap hiv-aids krn “itu”

    n

    mbak melani berpatokan pada org2 sktar yg aids krn kturunan n jarum suntik

  20. weka Says:
    Mel mel, sudahlah jangan lebay. Cara pandang anda nelalui tulisan lebay itu gak nyambung. Pak tif jg bingung pasti jawabnya. Mungkin pikiran anda yg lebay itu cuma sampe situ, ya muter2 aja. Mau ngerubah image yg dah rusak?. Mungkin cucok hanya utk komunitas anda saja itu.
    Mau numpang ngetop lewat seorang menteri kaleee yee.
    Jagalah cara hidup anda mel, introspeksi diri, merenung dah bener belom menjaga “itu”.
    Kalo empati semua org bodoh sekalipun pasti punya, ga perlu cerdas lebay kaya kamu mel.
    Diskusi itu harus antara murid sd dengan murid sd, mosok murid sd dengan sma? Ya gak nyambung pasti
  21. gravo Says:
    Saudari melanie yang terhormat, 

    Apakah mba melanie (yg cerdas) sudah melakukan survey sebelumnua ttg penyebab terbesar pykit ini? Sungguh, jawabannya sgt bias.

    Di satu sisi, salah satu penyebab penyakit ini memang akibat pergaulan bebas. Ya, anda memang sudah sgt fasih dgn kehidupan seperti itu. Dan sgt membela kehidupan mereka yg jelas2 salah.

    Lbh baik, ambil hikmahnya, sampaikan pd rekan2 mba melanie jangan pake “itu”nya sembarangan.

    Thanks

  22. anbin Says:
    Wah Melani ketauan bener loe, “ITU”nya sering dipakai sembarangan, jadi loe merasa tersinggung…dulu. Gue msih inget bnget wktu eloe ribut ma orang tua loe sendiri. Tipatul kreen ga ky loe orang tua dilawan. sorry mell
  23. anbin Says:
    orang normal tau kok siapa mellani, amit2 kalo ngikutin gaya hidupnya dia…generasi bangsa bsa rusak.
  24. JONI TELLER Says:
    hidup pak tifatul sembiring, maksud beliau salah satu sebab aids ya ITU
  25. rimo Says:
    Mba mel…mgkn ada baiknya kalo kita bkaca pada diri sendiri. Apakah ketika kita menyampaikan hal tersebut, kita juga sudah melakukan koreksi pd diri kita sendiri. Kita hanya manusia yg jauh dr sempurna dan penuh dgn khilaf. Sadarilah, toh kehidupan anda sendiri tidak mencerminkan kehidupan yg sehat. Love and peace.
  26. chodirin Says:
    tak diragukan lagi penyebaran aids terbesar memang karena perilaku seks menyimpang kok.
  27. lu manyun Says:
    Mba melani ….
    jangan belain org2 korban HIV. Penyebabnya mayoritas emang dari hubungan sex bebas. Bukan dari jarum suntik mba, lha mereka nyuntik selalu pakai jarum baru kok, wong gak seberapa harganya.
    Yg bilang penyebab utamanya jarum suntik itu kan utk mengalihkan isu, agar hubungan sex bebas dilegalkan. Ditutup-tutupi. Dilindungi.
    Hanya saja kasus yg berasal dari sex bebas sangat jarang yg melapor. Habis ngesex, atau pd saat yg bersamaan sebagian di antara mereka terlibat di narkoba.
    Jadi sekali lagi jangan ngebela-belain deh. Biarin aja dia mampus, lha wong jalan yg dia tempuh salah kok.
  28. michael Says:
    mbak melani subono yg …anda tdk cukup cerdas mbuat alasan dng surat protes atas pernyataan mr tiff.Dan aku yakin 100% anda tdk lebih baik daripada mr tiff.Jadi tak layak anda bicara sopan santun krn dari yg anda tampilkan dng diri anda pun orang nyaris tdk mungkin berpendapat bhw anda layak jadi contoh yg baik.Jadiiiiiii perbaiki penampilan anda baru protes atas pernyataan orng lain yg tdk anda setuju.Aku akan mendukungmu 100%
  29. pramono77 Says:
    bismillah..beberapa jawaban dr pertanyaaan saudari subono bisa di buka di blog lain yang brjudul kasihan pak tifatul, saya mencoba berkomen atas tulisan sahabat subono, secara pribadi saya ikut berduka dan mendoakan semoga ODHA diberikan kesembuhan dan kekuatan iman. sebab iman adalah penangkal sekaligus obat dari segala penyakit.
    MAri bicara dr sudut pndang sejarah hadirnya ODHA, jika kita mau jujur dan berusaha seobyektif mungkin bukankah awal mula ODHA dari pengkhianatan manusia atas karunia Tuhan berupa “Anu” versi pak Tif, yang kemudian Tuhan berikan kasih sayangnya berupa peringatan keras munculnya AIDS. dan ini sesuai sabda baginda MUhammad, “jika perzinaan sudah merajalela maka mereka (pelaku dan bukan pelaku yang membiarkan) akan ditimpapenyakit yng blm pernah ditimpakan pada umat sebelumnya”…
    tatacara pergaulan yang menyelisihi nurani manusia telah menghempaskan manusia dalam lubang kesengsaraan begitu dalam… dan sayangnya..kehancuran ini justru dibela dan atas nama HAM, kehancuran ini diabadikan dalam upaya terstruktur dari para penyeru feminisme..aktivis ham..
    sedangkan jika hari ini AIDS menular begitu hebat..maka mari kembali pada petunjuk Tuhan pencipta manusia, TUhan yang Maha Tahu ttg manusia, Tuhan yang maha dan yang punya hak menetapkan aturan bg ciptaanNya..bukan aturan manusia yang merasa hebat dan menentang aturan Tuhan..yang justru itu sama dengan mengatakan dia adalah Tuhan.. na’udzubillah..
    sahabat SUbono dan temen2 lain ..mari beriman dan kembali kepada Tuhan, untuk diri saya…saya kutip firman Tuhan ” wala tuzakku anfusakum huwa a’lamu bimanittaqaa” ”’ janganlah kamu merasa dirimu suci, Dia lah (Allah) yang paling tahu siapa diantaramu yang bertaqwa…wallahu a’lam
  30. haris Says:
    dear melani yang terhormat… baik hati, pintar pernah makan bangku sekolah, pak tif juga tahu saya rasa penyeberan aids/hiv bukan hanya karena “ANU” yang suka kelayapan, klo boleh tanya sejarah timbul nya AIDS/HIV bermula dari mana????????? dari jarum suntik ???? bukan bukan? tapi memang KARENA MENYALAHGUNAKAN ‘ANU’ dipakai masuk sana masuk sini… 

    menurut saya ngga ada salahya dengan perkataan pak tif… hanya saja mungkin karena memang pada dasarnya anda tidak suka dengan pak tif…

    thx,,, maaf kata2 saya kurang berkenan maklum saya tidak makan bangku sekolahan.. seperti anda

  31. a ceng Says:
    1. telat topik alias lelet tu otak.
    2. sok melemah tapi nonjok/minteri (gaya bhasa minoritas tp ingin berkesan superior) orang kya gini biaane suka menang sendiri.
    3. dari semua point2 tulisan melanie ini sy prnah bberapa kali baca di bbrpa ulasan ttg hiv. sprtinya copy paste cuma dgn bbrapa “rekayasa” dikit seolah2 orisinal dr kpalanya.
    4. sok peduli seolah2 penulis th bnyak details ttg hiv-aids dan skaligus hidup bersosialisasi dg komunitas hiv-aids. spt biasa, gaya seleb ingin exist. bbberapa ada yg ikut komunitas anak2 malam. glndangan etc.
    5. ada kesalah-kaprahan menilai. kenapa cuma point; AKIBAT ITUNYA DIPAKAI SEMBARANGAN sj yg diungkit. dari selang waktu yg sudah lama sekali (kwartal akhir 2010) dan sekarang baru sempet nulis n released??? pdahal ketika kasus itu brgulir tifatul sndiri sdh mngklarifiasi: “sama sekali tak memiliki niat untuk melecehkan para penderita AIDS. Apa yang dia tulis sebatas mengutip kalimat yang pernah dilontarkan seorang profesor yang sedang mengkampanyekan bahaya AIDS” disamping ” preventive joke”
    so, jadi mikir, ni Melanie, cuma pengen show off bhwa die jg punya otak, gitu? bukan skedar selebriti??.. kasihan jg kamu, mel..
  32. tifatul subono Says:
    4 Bulan Cerai, Melanie Subono Gandeng Pria Baru
    Anindhita Maharrani – detikhot
    Jakarta Baru empat bulan berlalu sejak perceraian Melanie Subono dan Martuaraja Daniel Pardamean Simatupang alias Raja. Tapi kini, Melanie sudah lengket dengan seorang pria. Menurut wanita bersosok tinggi besar ini, empat bulan adalah waktu yang cukup lama untuk memiliki pasangan baru. “Memang saya belum lama bercerai tapi kan sudah lebih dari empat bulan jadi, why not,” tegasnya saat ditemui di Konser KD 1530. Seorang pria botak bernama Laguna lah yang memikat hati wanita kelahiran Hamburg, 20 Oktober ini. “Kita sudah kenal lebih dari satu tahun yang lalu. Tapi Laguna bukan lah penyebab perceraian saya dengan Raja,” ujarnya buru-buru menambahkan. “Dari dulu saya memang tidak menyangkal ada affair dengan Laguna. Yang saya sangkal adalah bahwa affair ini yang bikin saya mengajukan gugatan cerai. Padahal waktu itu saya mengajukan gugatan baru punya affair,” tandasnya blak-blakan. Rupanya anak bos Java Musikindo Adri Subono ini tidak takut akan tanggapan masyarakat di luaran. “Saya banyak dapat tanggapan miring. Intinya saya tahu apa yang saya lakukan salah, mantan suami saya pun tahu dari mulut saya sendiri,” lanjut Melanie. Apa yang membuat Melanie tertarik pada Laguna? “Kalau dulu saya merasa banyak ketidakseimbangan dalam hidup saya, sekarang saya sudah menemukan itu. Bedannya dengan yang dulu adalah Laguna itu seorang pekerja keras, di adalah seorang pekerja seni,” tuturnya. Namun demikian menurut Melanie, Laguna bukan lah pasangan jiwa atau soulmate nya. Lho kok? “Kita bukan soulmate, mungkin lebih tepat dibilang partner in crime. Kita bisa pacaran terus menit berikutnya berantem seperti anjing dan kucing,” kata Melanie seraya tertawa. Hubungan yang sudah dijalani keduanya selama lebih dari satu tahun ini rupanya tidak main-main dan mengarah ke jenjang pernikahan! “Saya memang trauma tapi bukan berarti saya nggak mau kawin lagi. Saya mau married lagi, punya anak dan keluarga tapi belum sekarang,” paparnya.(dit/)
  33. netral Says:
    kelihatanya si artis ini hanya cari sensasi, justru kelihatan sekali sombongnya seolah-olah hanya ingin semua orang mendukung dan bersimpati padanya. sebenarnya tidak usah memplintir-plintir opini.. kel;ihatan sekali klo anda tidak suka dengan pak mentrinya.
  34. melanigabisanyanyi Says:
    alah mel…..kapan lo terakhir berdoa mel….? prosentase setan dan malaikat di tubuh lo munhkgn 90% banding 10 %, mangkanya kalo ada orang komen untuk tidak menjauhi maksiat, narkoba dll lo tersinggung…. BITCH…!
  35. irwanto Says:
    buat mbak melanie dan fans-nya: “kalau nggak merasa sebagai orang yg sembarangan pakai itu ngapain sewot???” perasaan lebih suci dan lebih pandai dari pak Tif. ngaca dulu sebelum bicara…..
  36. kuda Says:
    Bukan belain pak tifatul…TAPI PENYEBAB UTAMA..PERTAMA TAMA MANG KARENA ITU NYA…Gara2 ITU nya semua jadi nyebar, baik yg mlakukan atau yang tidak…itu imbas dari orang mlakukan sex bebas….yang di salahin yah tetep org yg mlakukan itu!!!!!!…jadi pak tif ga salah..kalo ODHA trnyata msh gds…pnybabnya dari AIDS..AIDS itu asal mulanya yah dari sex bebas…mskpun skrg byk komndom…tolong dunk pahami pnyebab utama…yah karena ituuuuuuuuuuuuu
  37. Lala Says:
    Melanie,
    Sama dengan Pak Tifatul, boleh saja punya pendapat. Dan tidak satupun yang boleh merasa paling benar. Menurut saya, tidak perlu dibesar-besarkan. Kita semua tau apa maksud pembicaraan pak Tifatul, dan memang dia bukan orang yang ahli dibidang AIDS. Kalau kebetulan anda seorang ahli, ada baiknya lebih giat bekerja agar orang orang yang kurang mengerti lebih tercerahkan. Tidak ada gunanya menghakimi pak Tifaful.. karena itu juga tong kosong nyaring bunyinya.. 

    Akhir kata secara tulus saya sarankan anda untuk lebih banyak lagi bekerja bagi sesama dengan hati yang ikhlas, dan buktikanlah bahwa anda memang cerdas dan patut untuk didengar.

    Salam damai,
    Lala

  38. etika Says:
    Intinya ini cuma masalah etika khan ya? Tentang substantif permasalahan AIDS itu sendiri sebaiknya jangan dipungkiri. Mayoritas memang berasal dari aktifitas yang menyimpang, yaitu seks bebas dan narkoba. Selain dari 2 itu, jumlahnya sangat sedikit. Virus HIV itu bisa hidup pada 3 media, yaitu darah, sperma, dan air susu ibu. Nah, secara statistik, yang menular melalui darah dan sperma itu jumlahnya tinggi sekali. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita tidak menunjukkan dukungan terhadap pelaku seks bebas dan pengguna narkoba, demi kepentingan kita bersama. Jangan membiasakan diri terlalu mengkritisi etika tetapi melenyapkan substansi masalah sebenarnya. Karena banyak kebobrokan di Indonesia disebabkan oleh pemikiran seperti itu, menjunjung tinggi etika tetapi masalah utamanya dilupakan.
  39. kritikus Says:
    opo toh iki, ngajarin oranguntuk tidak berkata-kata sembarangan tapi kata-katanya sendiri jauh dari kesopanan….ajarkan kebaikan dengan kebaikan, cara2nya, kata2nya dan tujuannya……semoga rahmat tuhan untuk kita smua
  40. agus Says:
    udah mel… lanjutin kumpul kebo eloe…
    tulis “free for all” di ITU elo!!!
    kenapa eloe cerai? apakah elo sdh jaga ITU elo? pls deh mel… kita sdh tahu siapa elo!!!
  41. Kalila Says:
    tentang AIDS . 

    Marilah kalau begitu, saya yang memberikan anda sedikit masukan .

    1 . Sebutlah mereka ODHA , Orang dengan HIV Aids .

    2 . Sebut mereka sahabat , karna mungkin kebanyakan dari mereka adalah memang sahabat anda (di diskotik dgn kehidupan free sex & narkotika)

    3 . Itu nya itu apa mba mel ? Mulut nya dipakai sembarangan ? Oh iya . Kita memang sedang membicarakan anda .

    4 . mungkin anda mempunyai beberapa orang teman yang hidup sebagai ODHA ,dan mereka perawan. sharing info sedikit, hal tersebut bisa mereka dapatkan dari orang tua mereka . Bukan dari ITU! (tapi hanya segelintir saja & lebih tepatnya mngkin ortunya pernah melakukan ITU ngkali ya mba mel)

    5 . Saya punya banyak teman ODHA dan masih perawan juga pak , justru dengan persentase lbh besar , mereka tertular melalui jarum suntik pak , bukan dari ITU !!! (jarum suntik yg di rumah sakit biasa nya steril, lalu jarum suntik yg dipake buat apa ya yg digunakan bergantian — buat narkoba bareng ngkale yeeeee)

    6 . Bisa berciuman sekalipun dengan ODHA , dan tetap tidak tertular selama tidak ada luka terbuka ? (semoga yg maha kuasa melidungi dari hal yang sedemikian itu & saya memiliki pasangan hidup yang sehat, amin)

    7 . Apakah anda tahu bahwa kita bisa berhubungan badan dengan seorang ODHA dan berkurang resiko tertularnya dengan benda yang disebut sebagai kondom ? (resiko amat berhubungan badan ajah, kenapa harus pake kondom kalo berhubungan dengan pasangan yang sah, kecuali ??????????? amit-2)

    8 . Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma itu yang ada di kepala bapak ? (tapi kebanyakan tertular krn ITU sayangggg, ingat KEBANYAKAN…..)

    Mba Mel, kita sebagai sesama manusia juga merasa simpati kepada ODHA, simpati bukan berarti menambah lagi jumlah penderita nya, tapi berusaha menghindari hal-hal yang menyebabkan penyakit tersebut yg salah satu nya yaitu dengan melakukan ITU secara bebas & berganti pasangan, kenapa orang berusaha menyeru kebaikan tapi mba merasa kebakaran jenggot ketika hal tsb dibahas???? kecuali anda ??????

  42. botak soebono Says:
    surat terbuka untuk Melanie Soebono : 

    Saya percaya jika anda pun bisa menjawab (bukan membuat surat doang kan)
    Tolong dijawab yaa..

    heri Says:
    Maret 29th, 2011 at 10:56

    Saya cuma mau tanya kepada Anda. Kenapa saya harus peduli dengan Anda dan teman2 Anda? Anda dan teman2 Anda apa pernah peduli kepada kami? Anda dan teman2 Anda mempromosikan kebebasan, diskotik, tato, sekulerisme, glamour kepada anak2 kami yang telah kami jaga sejak bayi. Diantara anak2 kami ada yang ikut gaya hidup teman2 Anda. Diantara mereka terjangkit HIV bahkan telah meninggal. Apa anda peduli? Kalau Anda peduli mengapa Anda masih mengkampanyekan gaya hidup Anda?

    Apakah anda mencoba mengatakan AIDS itu karena bukan dari hub badan?Trus AIDS itu datang dari mana?
    mba melanie yg pintar,
    kalo ga terima dengan perkataan beliau, bilang aja ga terima. ga usah ngejabarin panjang lebar ga jelas. kan jadi Tong kosong nyaring bunyinya hehehe…

  43. Donatello Says:
    To Jonki, apakah semua orang pesantren di mata anda adalah gaptek dan kuper?
    anyway, kenapa jadi bawa2 pesantren ya? 

    —————————————————–

    jonki Says:
    Maret 29th, 2011 at 10:29
    hidup melani, memang menteri ini salah jurusan cocoknya jaga pesantren, sama sekali gaptek, kuper

  44. gondes Says:
    Ciri khas manusia yang tidak bisa memandang pada multipersepsi, karena sudah berlandaskan pada ketidaksukaan… cobalah menjadi manusia yg sederhana dan rendah hati agar permasalahan dan perbedaan dapat dicerna dengan akal sehat, sesuatu yg tidak penting dan meremehkan itulah ciri khas kesombongan, semoga Indonesia semakin maju dengan kedewasaan berpikir.
  45. jay Says:
    dasar artis..! kebiasaan dan budaya kalian sendiri emg dah pada posisi yg ideal? kutuk juga donk kebiasaan nge-sex si ariel, luna, tari dan artis2 lain yg pasti melani (sbg artis) tau..
    ayo kita kutuk budaya telanjang. Berani ?
    substantif lah.
  46. weleh2 Says:
    Tidak bisa dipungkiri, dua hal yang paling utama penyebab orang tertular virus HIV (penyebab AIDS ) memang Hubungan Seksual dan Jarum Suntik, khususnya pengguna Narkoba. ( tanpa meninggalkan penyebab lain yang prosentasenya tidak besar dan bersifat kasuistis )
    mungkin dia mau menekankan penyebab utama yang satunya tapi lupa penyebab utama yang kedua) atau mungkin dia ingin menekankan penyebab utama AIDS ini adalah masalah gaya hidup dan moralitas.
    tentu bagi mereka yang merasa ” ITU NYA DIPAKE SEMBARANGAN !!! ” pasti tersinggung….. benar gak mbak mel..?
  47. APAIK Says:
    dari membaca surat anda saja saya sudah tau klo anda ingin BAPAK Mentri jatuh… 

    oh kasian sekali anda mbak..kerjaan anda hanya mencari2 kesalahan orang lai..coba anda KOREKSI diri anda..apa hidup dan perkataan anda BENAR semua?

    dgn membaca surat ini saya sudah tau bgaimana mulut anda …

    SEMOGA ALLAH MEMBERI ANDA HIDAYAH *

  48. noe huffaz Says:
    waduh.. waduh.. siapa yg bilang, siapa yg disalahin.. liat lagi dong kalimat di twitternya.. itu bukan pernyataannya pak tif, tapi pak tif ngutip ulang kata2 dr prof. sujudi. gini ni kata2 di twitnya pak tif: “kata prof. Sujudi, mantan menteri kesehatan, agar mudah diingat, singkatannya adalah AIDS = A kibat I tunya D ipakai S embarangan.”… nah, yg bilang kan g mantan menteri kesehatan.. knp mba melani g kasih suratnya ke Prof. Sujudi??? aneh..
  49. rantamtam Says:
    Berkacalah pada diri sendiri dulu…. baru berkomentar mengenai orang lain…
    sadarkah anda????bicara soal HAM,etika, bicaralah nanti ketika saat hari pengadilan tiba. kita lihat siapa yang benar, apakah yang anda bela itu memang pantas untuk dibela?
  50. Sarmawadi Says:
    mbak melanie, 

    ente nulis begini akibat anunya dipakai sembarangan jg..

    cuma yg punya panu yg sewot kl dibilang panuan..

    yg pak tif sampaikan tepat sekali, kl ada perawan yg kena HIV krn turunan dari ortu, yaa berarti ortu-nya yg pakai anunya sembarangan.. ya ga?,

    kena HIV dr jarum suktik, berarti suntiknya emang bejat krn anunya jg dipakai sembarangan…hehe.

    ini sih pembelaan dari pemuja pergaulan bebas..kayak ente itu..!!

    terkesan menyentuh, berempati pada penderita, tp melupakan esensi bahwa HIV adalah teguran Tuhan untuk mereka yg anunya dipakai sembarangan.

    salam.

  51. rikalandani Says:
    kembali ke diri masing2 saja.. pak tifatul salah, tapi apakah anda tidak punya salah? perubahan bangsa dimulai dari diri sendiri dulu.. apakah kita masing2 sudah berubah ke arah yg lebih baik?
    ingat.. jari telunjuk menuding dan menunjuk orang lain,, tapi empat jari yg lain menunjuk ke arah kita sendiri.
    jadi bila kita mengkritisi orang lain, kita harus mengkritisi diri kita sendiri juga (di segala bidang)
    hanya bahan renungan saja, no offense..
    salam
  52. nengsih Says:
    Saya terkesan dg cara mbak melani berusaha menahan diri (emosi), tapi pada sisi ini saya melihat ada pengaburan masalah, yg dimaksud lain yg menanggapi lain…, saya melihat yg disampaikan pak tifatul s. ada benar nya kalau kita melihat dari sisi baik nya, tapi pernyataan ini akan kelihatan sedikit salah kalau kita melihat dari sisi sebaliknya…., dan juga kita akan melihat kesalahan BESAR dari pernyataan ini jika kita membesar2kan sisi negatif nya. 

    untk mbak melani dan kawan2 semua ketahui di daerah saya, Duri- Riau, 95 % penderita HIV adalah dari golongan penganut sex bebas

    , baru2 ini diadakan kembali studi oleh dinas terkait…dan hasil nya ada peningkatan penderita yg sangat mengkhawatirkan ( saya lupa angka pasti nya), nah…… kalau kami org Riau apa yg disampaikan Pak Tifatul ada juga benar nya…., trimakasih, salam.. Ngsh..

  53. Accident Says:
    Begitulah manusia, ketika ia merasa jadi korban maka ia kan menyalahkan orang lain begini dan begitu, harusnya mereka begini dan begitu menurut ukuran kita. bukan kah betul apa yang dikatakan pak tifatul. yang begituan kan karena ulah loe aja. jangan nyalahin orang lain lah, koreksi dirilah…!
  54. hari Says:
    buat Mbak Melanie yang “notabene adalah rakyat Indonesia biasa, pendidikan seadanya, tapi minimal saya punya hati nurani”. Saya ulangi tulisan Si Embak “Jangan mengatakan sesuatu tanpa berpikir .
    Jangan pernah menganggap diri kita lebih baik dari orang lain, karna kita TIDAK lebih baik .” He… rupanya anda menulis tapi lupa untuk membaca. Ya semoga kita semua INTROSPEKSI.
    Tidak hanya membuat tulisan yang seperti TONG KOSONG tanpa memberikan SOLUSI. JADI sebenarnya ANDA dan YANG anda TULIS kepada si BAPAK adalah sama karena itu cerminan yang anda lakukan = DO NOTHING. ha…
    JANGAN MARAH karena ini hanya sebuah tulisan yang KOSONG juga
  55. telo Says:
    sebelumnya maaf mb,saya agak sedikit berbeda pandangan..BOLEH kan..!!
    Tahukah anda bahwa ada banyak cara lain tertular selain melalui ITU ?? Ataukah cuma “itu” yang ada di kepala mb.. he3x..
    mungkin saya sama dengan mb,begitu latah dengan istilah “itu” dengan konotasi yg itu,mungkin kita sama2 p*rno aja..he3x..btw klo benar itu yg dimaksud,ga salah juga kok,kan secara medis juga dah terbukti..jadi..ga salah dong kalimatnya..
    lanjut..klo dilihat lebih jernih/bersih kata ‘ITU’ jg bisa berarti menunjuk kata benda yg dipakai…saya kira kita semua setuju jika yg dimaksud ‘ITU’ adalh kata benda(conth mungkin “ITU” =jarumsuntik) maka ga salah dong ungkapan kata2 jika jarum suntik di pake sembarangan bisa jadi penyebab….
    jadi apanya yg salah..mungkin saya sedikit memberi masukan sm mb..sebelum coment ttg menkominfo ini..baiknya mb tidak berprasangka buruk dulu..diakui ato tidak mb jg sudah menebarkan kebencian pribadi mb terhadap “dia”…salam damai..
  56. Londoner Says:
    kenapa mba? pamornya lagi turun ya?
  57. imran Says:
    terlalu lebay,,masalah gini ja pake berkoar2 di media,,,kcuali klo lo nya ngerasa prnah…….?????,,tp saran gw sih mendingan lo nulis di blog dengan tema yng lebih berguna untuk bngsa ini,,bukan untuk jatuhin orang lain atau pejabat….
  58. rea Says:
    moga2 ITUnya melani trjg dg baik..g’ d bgi2 gituloh…….kwkwkkwkwk

Sip…. untuk yang mau lihat komentar yang mendukung MELANIE SOEBONO silakan langsung ke blognya aja. Akan terlihat kok, mana yang suka bermain ITU dan membela para pelaku yang suka main ITU karena mungkin suatu saat berniat mau juga memainkan ITUnya sembarangan. Makanya jadi tersinggung deh…