Tidak sedikit berita-berita yang kita dengar bahwa Ikhwanul Muslimin diidentikkan dengan gerakan kekerasan atau radikal. Statement-statement itu dilontarkan oleh berbagai pihak. Mungkin kita harus kembali mengingat bagaimana awal dan tujuan pendirian Ikhwanul Muslimin di Mesir. Melatar belakangi kegundahan atas hancurnya kekhilafahan di Turki. Hasan Al banna pelopor pendiri Ikhwanul Muslimin (selanjutnya disingkat IM) ini mendirikan IM untuk dijadikan sebuah organisasi yang mampu memberikan kontribusi yang nyata terhadap dunia Islam. Bertujuan menjadikan sosok seorang muslim yang Islami, mempunyai rumah tangga yang Islami, dengan memperbaiki umat Islam. (Baca lebih lanjut…)

Iklan