Amnesti Internasional Nyatakan Israel Telah Melakukan Kejahatan Perang

Christopher C Smith, ahli senjata yang juga anggota Amnesti Internasional  menemukan  bukti kejahatan perang Israel

Hidayatullah.com–Tim Amnesti Internasional yang diutus secara khusus ke Jalur Gaza sejak Sabtu (18/1) kemarin untuk menyelidiki lebih jauh permasalahan kemanusiaan dan pelanggaran yang dilakukan Israel saat menginvasi Gaza sepanjang hampir dua puluh empat hari itu mulai menghasilkan.

Situs berita Aljazeera (20/1) mengabarkan jika tim yang beranggotakan empat orang itu berhasil menghimpun data-data yang menegaskan jika Israel telah melanggar undang-undang internasional, kemanusiaan, serta berbagai kesepakatan peramaian  internasional.

Selama invasi Gaza, Israel terbukti menggunakan senjata yang dilarang penggunaannya, salah satunya adalah bom posphor putih jenis terbaru yang mematikan dan mampu melelehkan kulit tulang manusia.

Selain itu, Israel juga terbukti banyak membunuh rakyat sipil secara brutal, yang kebanyakan di antara mereka adalah anak-anak, wanita, dan para lanjut usia, disamping menghancurkan gedung-gedung sipil semisal sekolah, rumah sakit, kantor-kantor administrasi dan lain-lain.

Christopher C Smith, ahli senjata yang juga salah satu anggota tim amnesti menjelaskan, jika pada penyelidikannya di jalan-jalan Gaza yang hancur akibat serangan Israel ditemukan beberapa bukti-bukti nyata jika Israel menggunakan senjata yang dilarang penggunaannya. [atj/jzr/www.hidayatullah.com]