Surat Ahmadinejad Terhadap Raja Arab Saudi Mengenai Sikapnya Terhadap Krisis Gaza


Tulisan ini tidak ada hubungannya antara saya dengan syi’ah. Prinsip saya tetaplah sama dari dulu hingga sekarang. Tidak ada kebenaran mutlak selain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang selalu bertindak sesuai dengan wahyu Allah Subhanah WaTa’ala. Saya tetap berprinsip tidak akan mengeneralisir bahwa semua Syi’ah sesat dan seluruhnya suka menghujat sebagian sahabat Rasulullah. Begitupun terhadap jama’ah lainnya. Yang saya yakini, ada diantara kita umat Islam yang bertindak melebihi malaikat yang pasti benar dan tidak keliru sedikitpun. Sehingga keluarlah sifat dan sikap yang berlebihan yang justru semakin memecah persatuan umat Islam. Wallahu musta’an. Biarlah segala perselisihan ini Allah sendiri yang memutuskannya.

Ya.. muslim… bersatulah kalian dalam tali agama Allah yang lurus….

Berikut ini adalah Surat Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad untuk  Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz, agar mengambil sikap yang jelas dan tegas terhadap  krisis di Gaza :

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Kepada Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz Al Saud

“Semoga keselamatan dilimpahkan kepada anda,  rahmat  Allah dan berkat-Nya”

Seperti yang Anda tahu, dalam 19 hari terakhir, penduduk Gaza yang tidak bersalah dan tidak berdaya  telah menjadi korban serangan ganas dan kejam gari pasukan zionis Israel. Melalui blokade penuh udara, daratan, dan  laut, penduduk  Gaza harus bertahan dari pemboman dahsyat dan melalui masa-masa tersulit.

Perempuan, anak-anak, orang tua dan warga sipil biasa sedang disembelih  di tanah air mereka sendiri. Pemandangan dari kekejaman dan kekerasan yang sedang diputar di Gaza ,  merobek hati  setiap manusia merdeka dan membuat mereka marah.

Kekuatan-kekuatan agresif  yang mengklaim sebagai penegak  demokrasi dan hak asasi manusia, telah mempersenjatai rezim pembunuh  Zionis  dan mendirikan rezim zionis ini semata-mata untuk tujuan melakukan kejahatan, penyalahgunaan, dan pendudukan/penjajahan. Tidak hanya mendukung aksi zionis, mereka  juga menggunakan kekuatan / kekuasaan mereka  atas organisasi-organisasi internasional untuk mempermulus  tindakan rezim tersebut dalam melakukan pembantaian.

Aksi mereka sangat jauh dari harapan.  tetapi sayangnya sejumlah penguasa Arab dan negara-negara islam di kawasan (timur tengah) “membiarkan dan memberi maaf” dengan kebisuan dan senyum kepuasan mereka terhadap genosida yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Para penguasa dan pemerintahan ini  sedang menunggu untuk melihat perlawanan gagah berani bangsa Palestina yang tidak  berdaya tersebut  akan gagal (padahal Tuhan membenci perbuatan menunggu  para penguasa tersebut),  dan  jatuh kepada kekejaman dan penindasan tentara pendudukan zionis.

sudah jadi  pengetahuan umum bahwa tidak ada masa depan yang menunggu rezim Zionist tersebut.  Tindakan-tindakannya saat ini  menunjukkan keputus-asaan zionis, karena keberadaan hanya sekedar “menempel” diwilayah ini.

sebagaimana semua orang dan bangsa yang merdeka telah menyuarakan  suara protes  mereka terhadap rezim  Zionist dan  kekejaman yang mereka lakukan di Gaza, diharapkan juga dari  Anda sebagai Raja Arab Saudi dan wali Dua dari Tempat suci, yaitu Makkah dan Madinah, untuk menghentikan kebisuan anda pada peristiwa bencana dan pembantaian besar-besaran yang terjadi di Gaza dan mengambil sikap / posisi  yang jelas tentang pembunuhan terhadap  anak-anak Anda (anak-anak palestina), yang cinta kepada islam.

Saya percaya bahwa sikap Anda akan memutuskan harapan dari kekuatan-kekuatan perusak dunia yang ingin  menabur perpecahan di dunia Islam.

Saya berdoa kepada Allah untuk kemenangan bangsa yang merdeka  dan pejuang perlawanan di Gaza yang gagah berani,  dan saya bergantung kepada-NYA  untuk memusnahkan para penindas  seperti rezim Zionist Israel.

Sumber : http://sabili.co.id/