Qardlawi: Mesir Tolak Sambut Delegasi Asosiasi Ulama Islam

[ 08/01/2009 – 01:34 ]

Daha – Infopalestina: Dr. Yusuf Al-Qardlawi, ketua Asosiasi Ulama Muslim menegaskan bahwa pemerintah Mesir menolak menyambut dengan ketua delegasi Asosiasi untuk bertemu dengan Presiden Muhammad Husni Mubarak karena dinilai kondisi tidak sesuai dalam bertemu dengan kunjungan seperti ini.
Dr. Qardlawi mengatakan dalam konferensi persnya kemarin Rabu sore kemarin (7/1) bahwa delegasi meminta kepada para pemimpin negara-negara yang dikunjunginya Qatar, Jordania, Saudi, Suriah dan Turki untuk memediasi mereka dengan pemerintah Mesir dan menekan agar membuka perlintasan Rafah dan memberikan jalannya bantuan kemanusiaan ke warga Jalur Gaza yang sejak lama diblokade sejak dua tahun dari diserangan Israel secara membabi buta selama 13 hari.

Delegasi asosiasi mengatakan kepada pejabat Mesir yang menyambut mereka bahwa pilihan perlawanan di Palestina harus berlanjut dan harus didukung dengan cukup dan upaya Israel melakukan pembantaian terhadap Palestina dan hak-haknya oleh Israel.

Qardlawi menegaskan bahwa pemimpin dan raja-raja yang menyambut delegasi kebanyakan memahami apa yang menjadi tuntutan mereka. Sebagian mereka bersemangat untuk menggelar KTT Arab dan lainnya putus asa untuk digelar KTT ini. Sebagian lagi menegaskan penting persatuan Palestina dulu.

Delegasi meminta kepada pejabat Arab yang mereka temui agar bergerak segera menghentikan kekerasan di Jalur Gaza dan agar Israel menarik diri dari sana. Disamping itu, mereka juga meminta agar blokade dibebaskan dari Jalur Gaza dan membuka perlintasan ke sana.

Delegasi sendiri mulai kunjungan dengan menemui Amir Qatar, Syekh Hamd bin Khalifah pada Sabtu kemarin. Kemudian bertemu dengan Sekjen Liga Arab, Amr Mosa dan Sekjen OKI, Akmaluddin Ihsan Aglo dengan tujuan agar mereka melakukan sikap menghentikan kejahatan Israel dan membebaskan blokade dari Jalur Gaza. (bn-bsyr)