Negara Arab Sepakat Bersatu Bantu Palestina

JAKARTA–MI: Sejumlah pemimpin negara Arab sepakat pentingnya persatuan untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina, karena tanpa persatuan dunia Arab sulit mengharapkan masalah Palestina dapat selesai dengan tuntas.

Hal tersebut diungkapkan Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid dalam siaran pers dari staf ahli Ketua MPR yang diterima melalui surat elektronik, Senin, menyebutkan bahwa pernyataan Hidayat Nurwahid itu disampaikan usai pertemuan delegasi ulama dan tokoh Islam internasional dengan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz di Riyadh, Arab Saudi.

Hidayat termasuk salah satu anggota delegasi Ulama Internasional bernama Al Ittihad Al Alami li Ulamaa’il Muslimin yang dipimpin oleh Syaikh Yusuf Qaradhawi, Minggu (4/1) siang waktu Arab Saudi, yang diterima oleh Raja Kerajaan Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz, di Istana Raja di Riyadh.

Hidayat merupakan salah satu pendiri dari organisasi ulama internasional (Al Ittihad Al Alami li Ulamaa’il Muslimin) yang saat ini diketuai ulama Mesir ternama, Syeikh Yusuf Qaradhawi.

Kedatangan delegasi ulama dan tokoh Islam internasional itu ke sejumlah negara Arab adalah dalam rangkaian pertemuan delegasi dengan pimpinan dunia Arab untuk membahas krisis kemanusiaan di Palestina yang kian memburuk seiring meningkatnya serangan tentara zionis Israel terhadap Gaza.

Hidayat menyampaikan, dalam diskusi yang berlangsung hangat, Raja Abdullah bin Abdul Aziz mendukung sepenuhnya misi ulama dan tokoh Islam internasional yang menemui pemimpin-pemimpin dunia Arab agar mereka memberikan bantuan nyata terhadap negara dan rakyat Palestina yang terus digempur oleh mesin perang Israel.

Raja Abdullah bin Abdul Aziz, kata Hidayat, juga sepakat terhadap usulan organisasi ulama internasional mengenai pentingnya persatuan dunia Arab, khususnya dan umat Islam umumnya untuk membantu menyelesaikan masalah Palestina.

Dalam kesempatan itu, lanjut Hidayat, Raja Abdullah bin Abdul Aziz juga mengusahakan agar wilayah Rafah, yang berbatasan dengan Palestina bisa dibuka lebih luas dan lebih lama agar bantuan kemanusiaan dari berbagai penjuru dunia bisa masuk ke Gaza.

Di dalam negeri, Raja Abdullah bin Abdul Aziz telah memerintahkan untuk mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirim ke Palestina.

Pertemuan dengan Raja Arab Saudi merupakan pertemuan kedua delegasi dengan pimpinan dunia Arab, setelah sebelumnya, Sabtu (3/1), di Qatar, delegasi bertemu dengan Emir Qatar, Syaikh Ahmad bin Khalifa al-Tsani.

Seperti Raja Saudi Arabia, Emir Qatar juga mendukung misi delegasi ulama dan tokoh Islam internasional untuk membantu Palestina.

Hidayat mengatakan, Emir Qatar akan mengusulkan sidang istimewa Liga Arab untuk menghentikan serbuan tentara Israel ke wilayah Palestina. Pada Senin (5/1) pagi waktu setempat, delegasi akan bertemu dengan Presiden Suriah di Damaskus untuk misi yang sama.

Setelah itu, rencananya delegasi juga akan bertemu dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan Raja Jordan Abdullah. Delegasi juga merencanakan bertemu dengan Pimpinan Organisasi
Konferensi Islam (OKI) dan Pimpinan Liga Arab.

Menurut Hidayat, pihaknya juga sudah mengirim kawat ke Sekjen OKI Akmaluddin Ihsanoglu dan Sekjen Liga Arab Amru Musa untuk bertemu. Pada Jumat (2/1) malam, Hidayat Nurwahid bertolak ke Qatar untuk bergabung dalam misi delegasi ulama dan tokoh Islam internasional untuk bertemu dengan pimpinan dunia Arab.

Delegasi ulama dan tokoh Islam internasional membawa misi persatuan dunia Arab, khususnya, dan umat Islam umumnya untuk membantu krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina akibat agresi Israel. (Ant/OL-01)

Sumber : http://smsplus.blogspot.com/2009/01/negara-arab-sepakat-bersatu-bantu.html

Iklan