[ 5 ]

Niat Puasa, Waktu dan Melafadzkannya

Pertanyaan:

Ustadz, kapan niat puasa dilakukan, bolehkah niat dilakukan pada saat sesudah shubuh, dan apakah harus dilafadzkan?

Ahmad Mufarrehan – Semarang

Jawaban :

Niat puasa harus dilakukan malam hari sebelum subuh.jika seorang muslim berpuasa tidak disertai dengan niat, atau niatnya di pagi hari setelah subuh maka puasanya tidak sah, sehingga harus mengqodho puasanya di hari lain. Tetapi dia harus tetap menahan makan dan minum sampai maghrib. Hal ini sebagaimana diriwayatkan Ibnu Umar dari Hafshoh dari Nabi saw:

“Siapa yang tidak niat puasa sebelum shubuh, maka ia tidak puasa.” (HR Ahmad)

Niat puasa ini berlaku untuk puasa wajib. Adapun puasa sunnah tidak harus meniatkan di malam hari sebagaimana diriwayatkan oleh ‘Aisyah ra., bahwa pada suatu hari Rasulullah saw mendatanginya di waktu Dhuha kemudian beliau bertanya:

“Wahai ‘aisyah apakah ada sesuatu (untuk dimakan)?”. ;aisyah berkata: “Wahai Rasulullah saw. tidak ada sesuatu pada kami”. Rasul berkata: “Kalau begitu saya berpuasa.” (HR. Muslim)

Niat harus dilakukan setiap malam di bulan Ramadhan dengan berazam akan melakukan puasa. Niat letaknya di hati jika dibantu dengan dilafadzkan maka boleh saja.

Selanjutnya : 6. Mendengar Awal Ramadhan Setelah Shubuh

Sebelumnya : 4. Hukum Makan Dan Minum Secara Sengaja Di Siang Hari Ramadhan

[Sumber : Tarhib & Panduan Ramadhan, 50 Tanya Jawab Seputar Ibadah Puasa dan Lainnya, Dr. Salim Segaf Al-Jufri, MA]