Hukum Berafiliasi Terhadap Jamaah-jamaah Islam dan Mengikuti Manhaj Jamaah Tertentu Tanpa Selainnya

 

(Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bazz)

  

Pertanyaan: Banyak pemuda Islam bertanya-tanya, “Bagaimanakah hukum berafiliasi terhadap jamaah-jamaah Islam dan mengikuti manhaj tertentu tanpa selainnya?”

  

Jawaban: Yang menjadi kewajiban setiap orang adalah mengikuti kebenaran, yaitu apa yang difirmankan Allah dan disabdakan Rasul-Nya saw. Janganlah seseorang mengikuti manhaj jamaah apapun; tidak Ikhwanul Muslimin, Ansharus Sunnah, dan tidak pula selain mereka. Akan tetapi, dia harus mengikuti kebenaran. Apabila dia berafiliasi kepada Ansharus Sunnah dan membantu mereka dalam kebenaran atau kepada Ikhwanul Muslimin dan sepakat dengan kebenaran mereka tanpa bersikap ekstrim, maka ini tidak mengapa. Adapun jika mengikuti pendapat mereka yang benar maupun sslah, maka in tidak boleh. Hendaklah dia beredar bersama kebenaran di mana pun berada. Apabila kebenaran ada bersama Ikhwnaul Muslimin, dia harus mengambilnya. Apabila kebenaran ada bersama Ansharus Sunnah atau selain mereka, dia pun juga harus mengambilnya. Hendaklah dia beredar bersama kebenaran. Dia Bantu jamaah-jamaah lain dlam kebenaran. Tidak boleh mengikuti manhaj tertentu tanpa boleh menyangkal keskipun batil atau salah karena ini adalah kemungkaran. Ini tidak boleh. Akan tetapi, hendaklah dia menyertai jamaah dalam setiap kebenaran dan tidak menyertai mereka dalam kesalahan-kesalahan mereka.

  Disalin dari buku “Apa Beda Salaf dengan Salafi” & diterjemahkan dari : http://www.islamgold.com/view.php?gid=7&rid=95