Tinggalkan Kebiasaan Memperbincangkan Orang, “Fulan Hizbi… Fulan Begini…”, Curahkan Nasihat dan Ajaklah Orang Bersatu dan Mengambil Ilmu

 

(Fatwa Syaikh Shalih Al-Fauzan)

  

Seseorang bertanya kepada Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, akan tetapi suara si penanya tidak jelas. Syaikh memberi jawaban sebagai berikut:

 

Saya katakan, Tinggalkan kebiasaan memperbincangkan orang! Tinggalkan kebiasaan memperbincangkan orang! Fulan Hizbi … Fulan begini…! Tinggalkan kebiasaan memperbincangkan manusia! Curahkanlah nasihat dan ajaklah orang untuk bersatu, mengambil ilmu dari ahlinya, dan belajar yang benar; baik belajar ilmu-ilmu din—ini lebih baik—atau belajar ilmu-ilmu duniawi yang bisa memberikan manfaat kepadamu dan kepada masyarakatmu. Adapun menyibukkan diri dengan, “Katanya dan katanya. Fulan salah … Fulan benar … Fulan begini …”, maka perbuatan inilah yang menyebarkan keburukan, memecah belah umat, dan menyebabkan fitnah. Apabila engkau melihat seseorang bersalah, nasihatilah dia. Cukuplah nasihat itu antara dirimu dengan dirinya. Apabila engkau duduk di majelis, maka katakanlah, “Fulan selain ini…Fulan selain ini…”3 Nasihatilah ketika hanya ada dirimu dan dirinya. Inilah nasihat. Adapun perkataanmu di majelis mengenai Fulan, maka ini bukanlah nasihat. Ini adalah membuka kejelekan orang lain. Ini adalah ghibah. Ini perilaku buruk. Ya!

  

Note:

 

3. Maksudnya, jangan sebut-sebut keburukannya. Wallahu a’lam. –pent.

  Disalin dari buku “Beda Salaf dengan Salafi” & diterjemahkan dari http://www.islamgold.com/view.php?gid=2&rid=145