<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Ciri-Ciri Kader Cemen?!</title>
	<atom:link href="http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/</link>
	<description>Diantara Hujjah Dalil, Akal &#38; Realitas ......</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 03:54:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: kris ( PKS - Pemuda Kaki Satu )</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-2664</link>
		<dc:creator>kris ( PKS - Pemuda Kaki Satu )</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 15:31:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-2664</guid>
		<description>Ass. 
Saya pas buka, jadi boleh nambah yaa. Kalau anda di katain seseorang TIDAK DISIPLIN dengan LEMBUT hanya karena datang terlambat 5 menit sama atasan, dibanding DI TERIAKI dengan KERAS .... VOLUME POOL. FULAN ... LAIN KALI LEBIH DISIPLIN ... OK ( Pakai Mic ).
Saya pikir yang pelan tapi menyayat itu lebih sakit dari pada yang keras tapi membangun. Dari pada Lempar DUREN BERDURI lebih baik DUREN yang sudah di kupas+ Dibungkus+siap dimakan.
Wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.<br />
Saya pas buka, jadi boleh nambah yaa. Kalau anda di katain seseorang TIDAK DISIPLIN dengan LEMBUT hanya karena datang terlambat 5 menit sama atasan, dibanding DI TERIAKI dengan KERAS &#8230;. VOLUME POOL. FULAN &#8230; LAIN KALI LEBIH DISIPLIN &#8230; OK ( Pakai Mic ).<br />
Saya pikir yang pelan tapi menyayat itu lebih sakit dari pada yang keras tapi membangun. Dari pada Lempar DUREN BERDURI lebih baik DUREN yang sudah di kupas+ Dibungkus+siap dimakan.<br />
Wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: kris</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-2663</link>
		<dc:creator>kris</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 15:21:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-2663</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.
masing-masing orang punya kapasitas dan potensi. rasanya kita juga harus evaluasi kalau ada kader yang menurut kita &quot;kurang&quot; itu juga cermin buat kita, bahwa semangat kita tak cukup menggetarkan semangatnya untuk lebih baik, artinya semangat kita juga masih &quot;egois&quot; tidak mampu menggerakkan seseorang yang menurut kita kurang. Saya tidak suka bahasa-bahasa Vonis ; Kita bukan Hakim Mas, jangan selalu bilang - TIDAK Militan, TIDAK PRofesional, TIDAK Manhajim, TIDAK DIsiplin, TIDAK Taat, TIDAK Konsisten, TIDAK.... , sedih ... deh. 
Lebih baik kita memakai bahasa yang membangun bukan VONIS, tidak merasa kita yang lebih hebat orang lain TIDAK HEBAT. Misalnya bahasa-bahasa : LAIN KALI ....LEBIH Militan Ya, LEBIH PRofesional, LEBIH Manhaji, LEBIH DIsiplin, LEBIH Taat, LEBIH Konsisten, LEBIH ..... Sederhana sekali kata TIDAK ..... , diganti LEBIH ......
Afwan Ustadz/Ah Fillah kalau kurang berkenan.
TIDAK ada Yang Maha Benar Kecuali Allah ... khan.
LEBIH Hebat itu tugas kita.
Wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.<br />
masing-masing orang punya kapasitas dan potensi. rasanya kita juga harus evaluasi kalau ada kader yang menurut kita &#8220;kurang&#8221; itu juga cermin buat kita, bahwa semangat kita tak cukup menggetarkan semangatnya untuk lebih baik, artinya semangat kita juga masih &#8220;egois&#8221; tidak mampu menggerakkan seseorang yang menurut kita kurang. Saya tidak suka bahasa-bahasa Vonis ; Kita bukan Hakim Mas, jangan selalu bilang &#8211; TIDAK Militan, TIDAK PRofesional, TIDAK Manhajim, TIDAK DIsiplin, TIDAK Taat, TIDAK Konsisten, TIDAK&#8230;. , sedih &#8230; deh.<br />
Lebih baik kita memakai bahasa yang membangun bukan VONIS, tidak merasa kita yang lebih hebat orang lain TIDAK HEBAT. Misalnya bahasa-bahasa : LAIN KALI &#8230;.LEBIH Militan Ya, LEBIH PRofesional, LEBIH Manhaji, LEBIH DIsiplin, LEBIH Taat, LEBIH Konsisten, LEBIH &#8230;.. Sederhana sekali kata TIDAK &#8230;.. , diganti LEBIH &#8230;&#8230;<br />
Afwan Ustadz/Ah Fillah kalau kurang berkenan.<br />
TIDAK ada Yang Maha Benar Kecuali Allah &#8230; khan.<br />
LEBIH Hebat itu tugas kita.<br />
Wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: udin</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-1325</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 00:25:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-1325</guid>
		<description>makasih....wat introspeksi ....
aku dah add (www.ihwan.salafi@gmail.com) di gtalk tolong di terima..... pengen nanya2....
jazakallohu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih&#8230;.wat introspeksi &#8230;.<br />
aku dah add (www.ihwan.salafi@gmail.com) di gtalk tolong di terima&#8230;.. pengen nanya2&#8230;.<br />
jazakallohu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: wahyu</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-1254</link>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 04:55:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-1254</guid>
		<description>kader cemen itu adalah kader yang &quot;menyulap&quot; kerjaan tim menjadi hasil sendiri, apalagi punya posisi &quot;lebih dipercaya&quot; oleh pimpinan dan lebih didengar.
kader cemen itu adalah kader yang fiqh aulawiyatnya ambigu, ketika diminta isi ta&#039;lim di sebuah majelis, dia mengeluh karena ada urusan, lalu menurut tapi setelah itu cukup 20 menit ngomong dan bicara ke hadirin (remaja masjid) bahwa dirinya ada urusan sehingga tidak bisa berlama-lama. apa urusannya? ternyata sudah ditunggu main futsal oleh teman2nya.
kader cemen itu kader yang melupakan keseimbangan dalam dakwah.  banyak kegiatan yang didalihi untuk dakwah, padahal sekedar hobi yang dibungkus rapi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kader cemen itu adalah kader yang &#8220;menyulap&#8221; kerjaan tim menjadi hasil sendiri, apalagi punya posisi &#8220;lebih dipercaya&#8221; oleh pimpinan dan lebih didengar.<br />
kader cemen itu adalah kader yang fiqh aulawiyatnya ambigu, ketika diminta isi ta&#8217;lim di sebuah majelis, dia mengeluh karena ada urusan, lalu menurut tapi setelah itu cukup 20 menit ngomong dan bicara ke hadirin (remaja masjid) bahwa dirinya ada urusan sehingga tidak bisa berlama-lama. apa urusannya? ternyata sudah ditunggu main futsal oleh teman2nya.<br />
kader cemen itu kader yang melupakan keseimbangan dalam dakwah.  banyak kegiatan yang didalihi untuk dakwah, padahal sekedar hobi yang dibungkus rapi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Cindy</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-1242</link>
		<dc:creator>Cindy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 09:31:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-1242</guid>
		<description>No Comment lah
Itung2 tambah backlink ajah.
heheeheheheh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>No Comment lah<br />
Itung2 tambah backlink ajah.<br />
heheeheheheh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: chems 354</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-1239</link>
		<dc:creator>chems 354</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2008 07:36:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-1239</guid>
		<description>Sepakat tuch dengan ciri2 yang disebutin di atas..
tapi boleh nambah kan ciri-ciri nya??

kader cemen itu ..
1) kalo sudah jelas2  salah, tapi gak mau ngaku salah
2) bisa nya berwacana aja, tapi kerja...nol!!!
3) Hanya bisa menyuruh (lagaknya bos :(  ), saat jadi prajurit...capek dech..
4) perlu ditabayyun dulu...hehehe...
5) kasih taujih gitu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepakat tuch dengan ciri2 yang disebutin di atas..<br />
tapi boleh nambah kan ciri-ciri nya??</p>
<p>kader cemen itu ..<br />
1) kalo sudah jelas2  salah, tapi gak mau ngaku salah<br />
2) bisa nya berwacana aja, tapi kerja&#8230;nol!!!<br />
3) Hanya bisa menyuruh (lagaknya bos <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />   ), saat jadi prajurit&#8230;capek dech..<br />
4) perlu ditabayyun dulu&#8230;hehehe&#8230;<br />
5) kasih taujih gitu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Mas Aziz, Allah Maha Mengetahui isi hati</title>
		<link>http://ihwansalafy.wordpress.com/2008/08/20/ciri-ciri-kader-cemen/#comment-1153</link>
		<dc:creator>Mas Aziz, Allah Maha Mengetahui isi hati</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 02:22:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ihwansalafy.wordpress.com/?p=337#comment-1153</guid>
		<description>W&#039;salaamWr.
Kader cemen?! mungkin saja mental mujahid belum terbentuk? atau justru itulah tanda-tanda dari Allah SWT atas kelemahan dan kesalahan kita sendiri?mungkin kita cenderung inklusif, kurang memperhatikan sesama saudara ( hati ke hati ). yakinlah sobat, tidak ada segala sesuatu yang ditujukkan sama Allah pada kita tanpa mengandung arti ( kebetulan ). mari kita renungi sejenak!
Mungkinkah ciri yang kalian sebutkan lebih dekat pada &quot;ciri-ciri Munafik&quot;? Wallahu&#039;alam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>W&#8217;salaamWr.<br />
Kader cemen?! mungkin saja mental mujahid belum terbentuk? atau justru itulah tanda-tanda dari Allah SWT atas kelemahan dan kesalahan kita sendiri?mungkin kita cenderung inklusif, kurang memperhatikan sesama saudara ( hati ke hati ). yakinlah sobat, tidak ada segala sesuatu yang ditujukkan sama Allah pada kita tanpa mengandung arti ( kebetulan ). mari kita renungi sejenak!<br />
Mungkinkah ciri yang kalian sebutkan lebih dekat pada &#8220;ciri-ciri Munafik&#8221;? Wallahu&#8217;alam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
